Komet Langka Muncul di 2026, Hanya Sekali Seumur Hidup
Komet C/2025 R3 PANSTARRS muncul di 2026 dan tak kembali selama 170.000 tahun. Fenomena langka yang simpan sejarah Tata Surya.
Ilustrasi hujan meteor/JIBI-Bisnis.com
Harianjogja.com, JAKARTA - Fenomena puncak hujan meteor draconoid akan terjadi pada 8 Oktober 2020 mendatang. Menurut data Pussains Lapan, hujan meteor akan terjadi mulai 6 Oktober 2020 sampai dengan 10 Oktober 2020.
Namun, puncak terjadinya hujan meteor akan muncul pada 8 Oktober 2020. Di waktu inilah keindahan hujan meteor bisa terlihat dengan jelas.
Menurut Pussain Lapan, puncak hujan meteor itu akan terjadi pada pukul 18.15 WIB hingga 21.03 WIB.
Adapun intensitas hujan ini sebanyak 4 meteor per jam untuk wilayah Kupang dan 6 meteor per jam untuk wilayah Banda Aceh.
Hujan meteor ini akan terlihat dengan jelas jika cuaca cerah dan tidak turun hujan. Sayangnya, meteor ini tidak bisa disaksikan penuh oleh seluruh wilayah.
Untuk wilayah perkotaan, menurut Lapan, hanya akan melihat sebanyak 1 hingga 2 meteor per jam. Ketampakan hujan meteor draconoid itu akan terlihat terbaik pada belahan bumi bagian utara.
Dikutip dari earthsky.org, draconoid atau meteor naga itu juga dikenal sebagai bintang jatuh. Ini adalah salah satu fenomena alam yang paling baik untuk ditonton saat malam tiba atau sore hari, bukan setelah tengah malam.
Tampilan luar biasa meteor yang satu ini, telah terjadi selama bertahun-tahun. Hujan meteor Draconid menghasilkan tampilan meteor yang mengagumkan pada tahun 1933 dan 1946, dengan ribuan meteor per jam terlihat pada tahun-tahun tersebut. Pengamat Eropa melihat lebih dari 600 meteor per jam pada tahun 2011.
Dua tahun lalu, pada 2018, juga merupakan tahun yang menguntungkan karena bulan baru sangat dekat dengan tanggal puncak Draconids. Tapi itu belum semuanya. Komet induk Draconids - 21P atau Giacobini-Zinner - mencapai perihelion, titik terdekatnya dengan matahari, pada tahun 2018, mendekati Bumi dibandingkan 72 tahun sebelumnya.
Kedua faktor tersebut menambah ledakan Draconid untuk Eropa pada 2018. Diperkirakan tidak ada ledakan di tahun ini. Tapi hujan meteor terkenal karena bisa mewujudkan impian Anda ketika melihatnya, itu merupakan mitos yang dipercaya orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Komet C/2025 R3 PANSTARRS muncul di 2026 dan tak kembali selama 170.000 tahun. Fenomena langka yang simpan sejarah Tata Surya.
Dinkes DIY memprioritaskan penanganan kesehatan mental pelajar setelah hasil CKG menemukan sekitar lima persen siswa SMP dan SMA mengalami kecemasan ringan.
Inggris hadapi Meksiko di 16 besar Piala Dunia 2026. Tuchel terancam dipecat jika gagal di Azteca. Meksiko punya rekor sempurna di stadion ini.
Haedar Nashir menegaskan pendidikan nasional harus kembali pada amanat konstitusi saat meresmikan Muhammadiyah Sapen Universal School di Bantul.
Ini bertujuan memperoleh masukan dari berbagai pemangku kepentingan dalam pengembangan model layanan kesehatan mental berbasis Artificial Intelligence (AI).
Jonatan Christie kembali bertanding saat Indonesia mengirim 12 wakil ke Japan Open 2026. Fajar/Fikri dan sejumlah pemain andalan siap bangkit di Tokyo.