Komunikasi Publik Menkes Terawan Dinilai Lemah, Ini Anjuran dari DPR RI...

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto (kiri) mengikuti rapat kerja bersama Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (23/6/2020). Rapat kerja tersebut membahas pembicaraan pendahuluan RAPBN Tahun Anggaran 2021 (RKA K/L dan RKP K/L) Kementerian Kesehatan tahun 2021. ANTARA FOTO - Puspa Perwitasari
01 Oktober 2020 12:27 WIB Fitri Sartina Dewi News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dan jajarannya diminta mulai membenahi pola komunikasi publik. Permintaan itu dilayangkan oleh Wakil Ketua Komisi IX DPR Emanuel Melkiades Laka Lena.

Menurutnya, komunikasi publik Menkes dan jajarannya di Kementerian Kesehatan lemah dalam menghadapi pandemi Covid-19. Hal itu dinilai menjadi penyebab kinerja Menkes banyak disoroti dan dikritik masyarakat. 

"Yang kami temukan saat rapat kerja dengan Menteri Kesehatan beserta jajarannya terkait komunikasi publik yang lemah," kata Melki melalui siaran pers, Rabu (30/9/2020).

Melki mengatakan, dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI, banyak program kerja yang sudah dan akan dilakukan Menkes beserta jajarannya dalam penanganan Covid-19. Namun, hal tersebut tidak terpublikasi dengan baik.

"Sehingga kinerja Menkes dan Kemenkes seolah-olah tertutup oleh kementerian atau lembaga lain yang mampu tampilkan kinerjanya dengan baik ke publik melalui media massa," ujarnya. 

Oleh sebab itu, politisi Fraksi Partai Golkar ini meminta Menteri Kesehatan Terawan dan jajarannya mulai membenahi pola komunikasi publik, sehingga publik dapat mengetahui apa saja yang telah dikerjakan Kemenkes, khususnya dalam upaya penanganan Covid-19.

Tidak hanya itu, dia meminta Menkes untuk mengoptimalkan kerja sama dengan TNI-Polri, BIN, BUMN dan BNPB dalam penanganan Covid-19.

"Hal itu bisa mendorong optimisme dan kepercayaan publik dalam merespon apapun dinamika Covid-19 di seluruh penjuru tanah air," ungkapnya.

Sumber : bisnis.com