Advertisement

Wamenag Sebut Banyak Gedung KUA Kondisinya Tak Layak

Rayful Mudassir
Selasa, 29 September 2020 - 10:57 WIB
Sunartono
Wamenag Sebut Banyak Gedung KUA Kondisinya Tak Layak Ilustrasi-Prosesi akad nikah di Kantor Urusan Agama (KUA) Tamalate, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (21/6/2020) dengan menerapkan protokol kesehatan - Antara/Arnas Padda

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi mengungkapkan saat ini masih banyak gedung Kantor Urusan Agama di Indonesia dalam kondisi tidak layak.

"Satu kendala yang masih kami hadapi adalah beberapa KUA masih berada di tanah milik Pemda [Pemerintah Daerah]," ujar Wamenag di hadapan Komisi VIII DPR RI seperti dikutip dari siaran resmi di situs Kemenag, Selasa (29/9/2020).

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

BACA JUGA : Begini Awal Mula Kasus Corona di KUA Danurejan Terungkap

Hal itu menurut Wamenag menjadi hambatan bagi Kemenag ketika ingin melakukan pembangunan gedung KUA. Pihaknya berharap Pemerintah Daerah bisa bersama-sama mencarikan solusi, sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. 

"Apakah diserahkan kepada kami aset tanahnya, sehingga kami bisa membangun ataukah dari Pemda yang membangunkan [Gedung KUA]," tutur Wamenag. 

Ia mencontohkan di Jakarta terdapat 44 KUA. Sebagian besar dalam kondisi memprihatinkan, hanya lima yang bisa dibangun Kemenag. Sisanya 39 gedung masih berada di tanah Pemda.

"Kondisinya memprihatinkan sekali," ungkapnya.

BACA JUGA : Lima Staf Positif Covid-19, KUA Danurejan Ditutup

Kemenag juga meminta dukungan Komisi VIII DPR RI  untuk memecahkan masalah yang terjadi.  "Ini juga nanti kami mohon dukungan Bapak Ibu di Komisi VIII agar masalah seperti ini bisa diselesaikan," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Top 7 News Harianjogja.com, Rabu 8 Februari 2023

Jogja
| Rabu, 08 Februari 2023, 06:57 WIB

Advertisement

alt

Meski Ada Gempa, Minat Masyarakat ke Turki Tak Surut

Wisata
| Selasa, 07 Februari 2023, 22:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement