Harga Cabai Terus Turun, Beras dan Minyak Goreng Masih Bertahan
Harga cabai kembali turun pada 13 Juli 2026. Beras dan minyak goreng masih stabil, sementara kenaikan hanya terjadi pada beberapa komoditas pangan.
Peta persebaran Covid-19 dalam laman Pusat Informasi Covid-19 Kota Bandung./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA – Kementerian Kesehatan mencatat per 22 September 2020 ada 1.146 klaster Covid-19 di Indonesia. Jumlahnya bertambah 1.137 dibandingkan pada hari sebelumnya.
Staf Khusus Menteri Kesehatan Bidang Peningkatan Sumber Daya Manusia Kesehatan dokter Mariya Mubarika mengungkapkan terdapat 1.146 klaster penyebaran Covid-19 di Indonesia. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan hari sebelumnya sebanyak 1.137.
BACA JUGA : Makin Meluas, Covid-19 Klaster Warung Soto di Jogja
Penambahan klaster, imbuhnya, paling banyak terjadi di Provinsi Jawa Tengah dan didominasi oleh kelompok pesantren. Berikut adalah 8 klaster baru penularan Covid-19 :
1. Pondok Pesantren Kecamatan Sumbang Banyumas
2. Pondok Pesantren Kelurahan Purwanegara Kecamatan Purwokerto Utara
3. Kelompok Warga Kelurahan Randuacir Kecamatan Argomulyo Salatiga
4. Gedung Menara Wijaya Sekretariat Daerah Sukoharjo
5. RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten
6. Pondok Pesantren di Kendal
7. Puskesmas Kaliwungu Kendal
8. Arisan RT Pedukuhan Tlogolelo Kulon Progo
“Kita pantau secara ketat dan terus menerus oleh unsur-unsur kesehatan di wilayah terkait. Untuk itu, masyarakat tidak perlu panik, pemerintah menjamin tidak akan ada penularan keluar klaster,” ungkap Mariya melalui keterangan Kemenkes, Rabu (23/9/2020).
Lebih lanjut, dia menuturkan bahwa angka kesembuhan Covid-19 di Indonesia saat ini sudah mencapai 72,87 persen. Sementara itu, kasus meninggal berada di 3,89 persen.
BACA JUGA : Sejumlah Klaster Penularan Corona di Jogja Selesai Ditelusuri
Pada Rabu, 23 September 2020 Kemenkes melaporkan telah mencatat 38.181 spesimen. Dengan tambahan tersebut, jumlah spesimen yang sudah diuji secara kumulatif mencapai lebih dari 3 juta spesimen.
Namun, dilihat dari jumlah spesimen yang baru diuji, jumlahnya masih belum signifikan di angka 25.498. Kendati demikian, sejak awal September 2020, jumlah spesimen yang diperiksa telah menunjukkan peningkatan.
Perinciannya, total jumlah spesimen yang selesai diperiksa hingga Senin mencapai 3.032.250 spesimen dari jumlah laboratorium jejaring sebanyak 343, yang 232 di antaranya memeriksa tes RT PCR dan 80 laboratorium TCM, dan 31 laboratorium gabungan RT PCR dan TCM.
BACA JUGA : Soal Klaster Covid-19 Perkantoran, Ini Penjelasan Gugus
Dari spesimen yang diperiksa tingkat positivity ratenya naik ke 14,3 persen. Seluruh 34 provinsi saat ini tercatat sudah terdampak dan ada 494 kabupaten/kota yang terdampak dari total 514 kabupaten/kota.
Adapun secara nasional, tambahan kasus positif kembali menembus rekor sebanyak 4.465 kasus sehingga kumulatif menjadi 257.388 kasus. Sedangkan, kasus sembuh bertambah 3.660 atau kumulatif 187.958, dan kasus meninggal bertambah 140 atau jika ditotal mencapai 9.977 orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Harga cabai kembali turun pada 13 Juli 2026. Beras dan minyak goreng masih stabil, sementara kenaikan hanya terjadi pada beberapa komoditas pangan.
Wamenag minta dugaan keracunan santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo diinvestigasi. Dapur pemasok MBG dihentikan sementara.
Trump mengusulkan Selat Hormuz berganti nama menjadi Selat Trump di tengah konflik AS-Iran dan ketegangan perdagangan minyak global.
PAD wisata Gunungkidul direncanakan naik Rp21 miliar. DPRD meminta perbaikan akses jalan menuju destinasi wisata digencarkan.
Pemkab Sleman menyoroti kendala face recognition Perlinsos bagi lansia dan tunanetra dalam uji coba digitalisasi perlindungan sosial.
Kiandra Ramadhipa membidik gelar juara Moto3 Junior Valencia setelah mengoleksi 64 poin dan berada di posisi kelima klasemen.