Advertisement
Abdul Mu’ti: Mahasiswa Adalah Kelompok Elit, Harus Peduli Kaum Alit
Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Abdul Mu'ti. - Ist.dok
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Mahasiswa termasuk kelompok elit yang tidak banyak orang bisa menempuh jenjang Pendidikan tinggi. Meski demikian mahasiswa harus bersikap tidak elitis justru harus peduli dengan kelompok alit atau masyarakat bawah.
Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Abdul Mu'ti mengatakan mahasiswa termasuk kelompok elit, karena saat ini tidak banyak orang Indonesia yang bisa menempuh pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi.
Advertisement
BACA JUGA : Lebih dari 60.000 Mahasiswa Saat Ini Memilih Meninggalkan
"Hanya sekitar 11 persen dari penduduk Indonesia yang menempuh pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi," katanya dalam Masa Taaruf Program Pengenalan Kampus UAD secara virtual, Selasa.
Menurut dia, UAD merupakan salah satu universitas terbaik Muhammadiyah sehingga mahasiswa baru harus bangga bisa diterima untuk menimba ilmu dan mengembangkan diri agar menjadi intelektual muda di masa mendatang.
"Setelah lulus akan menjadi elit-elit di masyarakat. Namun, orang elit tidak boleh elitis, dalam arti orang elit harus peduli kepada kaum alit," katanya.
Ia mengatakan kelompok elit adalah orang-orang yang memiliki intelektual. Jumlahnya tidak banyak tetapi bisa mengatur perjalanan kehidupan bangsa.
"Anda diterima di UAD, maka anda termasuk kelompok elit. Ini merupakan perjalanan awal sebagai kelompok elit masyarakat," kata Abdul Mu'ti.
Wakil Rektor III UAD Gatot Sugiharto mengatakan Program Pengenalan Kampus UAD dilaksanakan secara virtual karena kondisi saat ini masih pandemi COVID-19.
BACA JUGA : Bantah Aksi #GejayanMemanggil Ditunggangi, Mahasiswa
"Oleh karena itu, mahasiswa baru mengikuti Program Pengenalan Kampus dari rumah masing-masing melalui Zoom Meeting dan YouTube," katanya..
Ia menjelaskan program pengenalan kampus dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama dilaksanakan pada 14-18 September 2020 dan tahap kedua dilaksanakan pada 28 September 2020 dengan peserta mahasiswa baru yang melakukan registrasi pada 13-25 September 2020.
"Mahasiswa baru diharapkan mengikuti seluruh rangkaian Program Pengenalan Kampus sehingga mendapatkan sertifikat. Sertifikat ini sebagai prasyarat untuk kegiatan akademik berikutnya untuk menggapai prestasi," kata Gatot.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BGN Pecat Kepala SPPG Tanjung Kesuma Terkait Dugaan Pencabulan Anak
- YouTuber Resbob dan Bigmo Jadi Tersangka Fitnah Azizah Salsha
- ABK Penyelundup 2 Ton Sabu di Batam Divonis 5 Tahun Penjara
- Update Mudik Lebaran 2026: Masih Ada 2,37 Juta Tiket Kereta Api KAI
- Penetapan Hakim Adies Kadir Dipersoalkan, Begini Amar Putusan MKMK
Advertisement
Kasus Hibah Pariwisata Sleman, Tuntutan JPU Digelar pada 13 Maret
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- SIM Keliling DIY Hari Ini 6 Maret 2026: Cek Lokasi dan Syaratnya
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Jumat 6 Maret 2026, Cek Jamnya
- Pemeliharaan Jaringan PLN di Sleman, Listrik Padam 13.00-16.00 WIB
- Jadwal SIM Keliling Gunungkidul Jumat 6 Maret 2026, Ini Lokasinya
- Update Jadwal KA Bandara YIA ke Stasiun Tugu Hari Ini
- Rute dan Tarif Trans Jogja 2026, Ini Jalurnya
- Prakiraan Cuaca Jogja Jumat 6 Maret 2026: Hujan Ringan Siang-Sore
Advertisement
Advertisement








