Advertisement

Begini Kronologi Covid-19 Menulari Perusahaan di Boyolali

Bayu Jatmiko Adi
Jum'at, 04 September 2020 - 16:17 WIB
Sunartono
Begini Kronologi Covid-19 Menulari Perusahaan di Boyolali Ilustrasi. - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, BOYOLALI-- Kasus baru Covid-19 di Boyolali bertambah puluhan orang dan kini menyebar ke klaster perusahaan. Atas kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali segera melakukan penyemprotan disinfektan di perusahaan terkait.

Klaster perusahaan di Boyolali sebenarnya berawal dari seorang pasien dalam pengawasan (PDP) atau suspect Covid-19 yang dirawat di rumah sakit di Solo. Pasien berinisial SUG tersebut kemudian meninggal dunia dan dinyatakan terkonfirmasi Covid-19.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

BACA JUGA : Ini Hasil Rapid Test 45 Anggota DPRD Boyolali

Status terkonfirmasi positif Covid-19 SUG diumumkan 24 Agustus 2020. Namun, hingga saat ini belum jelas di mana dan apa penyebab warga Desa Gunung, Kecamatan Simo, tersebut terinfeksi virus corona.

Rupanya, SUG menularkan virus kepada keponakannya yang bekerja di sebuah perusahaan di Boyolali. Penularan antarkeluarga ini menjadi awal klaster perusahaan di Kabupaten Susu.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali, Ratri S. Survivalina, mengatakan Covid-19 menyebar hingga ke tempat kerja atau perusahaan. Menurut dia, kasus SUG menyebar dengan cepat.

Sterilisasi Perusahaan

“Memang ada sebagian besar menyebar sampai ke lokasi kerja di sebuah perusahaan. Kami sudah intensif komunikasi dengan tempat kerja tersebut. Dalam waktu dekat akan lakukan disinfeksi dan sterilisasi di perusahaan itu," kata dia kepada wartawan di Boyolali, Jumat (4/9/2020).

Advertisement

Meski mengakui penularan kasus baru Covid-19 menyebar ke lokasi kerja, Ratri enggan menyebutkan nama perusahaan tersebut. Dia hanya memastikan persebaran kasus baru Covid-19 di lokasi kerja di Boyolali menambah daftar kasus baru hingga 26 orang.

"Itu [26 pasien terkonfirmasi Covid-19] berasal dari beberapa daerah, mulai dari Sambi, Simo, Klego, dan sebagainya," ujar dia.

Sebelumnya diberitakan, dalam sehari ada penambahan 62 kasus baru, yakni pada Rabu (3/9/2020). Sementara selama 1-3 September 2020 ada 66 kasus baru.

Advertisement

BACA JUGA : Daftar 147 Pasar yang Positif Terpapar Covid-19

Kasus baru Covid-19 terbanyak berasal dari kasus SUG asal Simo yang menyebar ke perusahaan. Kasus ini menular ke 26 orang. Ratri menegaskan Pemkab Boyolali akan memaksimalkan program jogo tongga atau jaga tetangga untuk mencegah penularan virus makin masif.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Solopos

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Perbaikan Jembatan Pucung Gunungkidul Ditaksir Mencapai Rp1,5 Miliar

Gunungkidul
| Selasa, 29 November 2022, 12:17 WIB

Advertisement

alt

Sajian Musik Etnik Dihadirkan Demi Hidupkan Wisata Budaya Kotagede

Wisata
| Senin, 28 November 2022, 08:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement