Dikira Hanyut di Sungai, Pemuda Magelang Ditemukan Selamat Tanpa Busana

Ilustrasi - Pixabay
21 Agustus 2020 15:27 WIB Imam Yuda Saputra News Share :

Harianjogja.com, MAGELANG—Kejadian aneh dialami Eksan Aji Saputra, warga Prayan RT 004/RW 002, Desa Pucang, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang.

Laki-laki berusia 30 tahun itu semula dikabarkan hilang hanyut di Sungai Grogolyudan, Kamis (20/8/2020) sore. Namun, saat tengah malam dia ditemukan tim SAR gabungan dalam kondisi selamat. Eksan ditemukan dalam kondisi lemas dan tanpa sehelai kain menutupi tubuhnya.

Kepala Basarnas Semarang, Nur Yahya, mengatakan awalnya mendapat laporan tentang hilangnya korban di Sungai Grogolyudan. Korban semula pamit untuk mandi di sungai tersebut sekitar pukul 14.00 WIB.

BACA JUGA: Ini Wilayah DIY yang Diterjang Angin Kencang Selama Dua Hari

"Namun, sekitar pukul 15.00 WIB korban tak kunjung memperlihatkan keberadaan. Warga yang mencari juga hanya melihat pakaian yang ditinggalkan korban di tepi sungai," ujar Nur Yahya.

Dengan jejak pakaian yang ditinggalkan itu, lanjut Nur Yahya, warga pun menduga korban terpeleset arus sungai dan hanyut tenggelam. Warga pun langsung melaporkan kejadian itu. Basarnas Kantor SAR Semarang pun langsung mengirimkan satu regu pencarian untuk menyisir sungai. Namun saat melakukan pencarian itu, tim SAR menemukan kejanggalan. Tim SAR melihat aliran sungai itu mustahil menghanyutkan seorang pria dewasa.

Hal itu dikarenakan kedalaman sungai yang hanya selutut orang dewasa. Selain itu, ketinggian air saat pencarian hanya sebatas mata kaki, sehingga orang dewasa tidak mungkin hanyut.

BACA JUGA: Viral Konser Campursari di Pantai Parangkusumo Didatangi Ribuan Orang, Ternyata Tidak Berizin

Dugaan tim SAR pun terbukti. Korban akhirnya ditemukan sekitar 2 kilometer dari penemuan pakaiannya.

"Korban ditemukan warga setempat di daerah Desa Pucang. Dia ditemukan dalam keadaan sadar dan hanya mengalami lemas. Dia ditemukan tanpa memakai pakaian dan selanjutnya diantar ke rumahnya," ujar Nur.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari korban atas peristiwa yang menimpanya. Hal ini pun membuat berkembangnya isu jika korban dibawa mahkluk gaib penunggu sungai tersebut.

Sumber : JIBI/Solopos