Cerita Heroik Polisi Bikin Tandu dari Bambu untuk Selamatkan Ibu Usai Melahirkan

Polisi memikul tandu seorang ibu usai melahirkan. - Ist/Suara.com
19 Agustus 2020 12:27 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, BOJONEGORO--Cerita miris baru saja dialami seorang ibu yang baru saja melahirkan di Dusun Sekidang, Desa Soko, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Adalah Siti Nurhalimah, ia sempat mengalami kritis usai melahirkan bayi perempuan di rumahnya dengan proses persalinan dibantu dukun bayi pada Sabtu (8/2/2020) lalu. Usai melahirkan, Siti mengalami pendarahan hebat, sementara sang bayi menderita tetanus.

Warga Dusun Sekidang lantas meminta bantuan aparat Polsek Ngluyu, Kabupaten Nganjuk. Mereka meminta bantuan aparat dari Ngluyu karena lokasinya lebih dekat dari pada Polsek dan Puskesmas Temayang di Kabupaten Bojonegoro.

BACA JUGA : Polisi di Jogja Jadi Viral Setelah Gunakan Selang Bantu

Mendapat aduan warga, Kapolsek Ngluyu, Iptu Roni Andrias Suharto, tak berpikir lama. Ia langsung bergegas mengajak dua anak buahnya ke lokasi mengendarai mobil polisi dengan bak terbuka.

Mirisnya, mobil yang dibawa aparat kepolisian itu tak bisa sampai ke rumah tujuan. Medan tengah hutan yang licin karena habis hujan dan sempit menjadi kendala.

Setelahnya, aparat dan warga berinisiatif membawa Siti dengan tandu hingga tiba di jalan yang bisa dilalui kendaraan. "Tandunya itu rakitan kursi yang kita kasih bambu, kita tali," ungkap Iptu Roni.

Setelah tandu dirakit, Roni bersama tiga warga menandu Siti yang tampak lemas, semenrara di tangannya terpasang infus. Oleh polisi, Siti dibawa ke Puskesmas Ngluyu dan kemudian dirujuk ke RSUD Kabupaten Nganjuk.

BACA JUGA : Ini Dia Jambret yang Viral di Medsos dan Telah Beraksi 14 

Aksi Roni bersama warga menandu Siti ternyata viral. Video yang merekam aksi heroiknya itu tersebar luas di media sosial. Atas dedikasinya ini, Roni lantas diundang ke Pendopo Kabupaten Bojonegoro untuk mengikuti upacara bendera peringatan HUT ke-75 RI, Senin (17/8/2020).

Tak sekedar diundang, ternyata Roni diberi penghargaan. Piagam penghargaan Malowopati bidang sosial kemasyarakatan diserahkan langsung oleh Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah kepada Iptu Roni.

Penghargaan ini terasa spesial karena diberikan oleh kabupaten lain. "Saya membantu karena rasa kemanusiaan. Sebagai polisi itu kan tidak melihat lokasinya mana. Jadi ya meskipun wilayah orang lain kalau dapat pengaduan, selama kita bisa, ya kita tetap siap lah," ujar Roni.

Kekinian, kata Roni, kondisi Siti sudah sehat. Sementara anak perempuan Siti yang sebelumnya mengalami tetanus juga sudah pulih dan sekarang telah berusia sekitar tujuh bulan.

Sumber : suara.com