OJK: Net Sell Asing Mulai Mereda, Pasar Modal RI Kian Stabil
OJK menyebut tekanan jual investor asing di pasar modal mulai mereda dan menyiapkan reformasi untuk meningkatkan daya saing serta kepercayaan investor.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA - Pandemi Covid-19 melanda hampir seluruh negara di dunia. Petinggi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Selasa mengatakan perawatan gigi rutin dan tidak penting harus ditunda terlebih dahulu sampai ada penurunan signifikan dalam kasus virus corona Covid-19.
WHO tetap menyarankan agar perawatan gigi yang mendesak atau darurat harus tetap dijalani untuk mencegah kunjungan tidak perlu ke rumah sakit.
Baca juga: Peneliti Sarankan Jenis-Jenis Obat yang Sebaiknya Dihindari dan Digunakan untuk Pengobatan Covid-19
Perawatan gigi melibatkan prosedur yang menghasilkan aerosol, dan partikel infeksius yang tersuspensi di udara, apabila terhirup dapat menyebabkan infeksi.
Mengingat ini, WHO pun memperingatkan bahwa dokter gigi juga berisiko tinggi terkena infeksi Covid-19 atau bahkan menularkannya kepada pasien.
"Tim perawatan kesehatan mulut bekerja di dekat wajah pasien untuk waktu lama. Prosedur mereka melibatkan komunikasi tatap muka dan sering terpapar air liur, darah, dan cairan tubuh lainnya serta penggunaan alat-alat tajam," tulis panduan WHO.
Baca juga: Benarkah Cegukan Terus-Menerus Jadi Gejala Covid-19?
Meski begitu, penularan Covid-19 melalui aerosol masih perlu memerlukan studi lebih lanjut.
"Kemungkinan Covid-19 ditularkan melalui aerosol, partikel mikro, atau partikel udara... menurut saya sat ini hal itu belum diketahui secara pasti, setidaknya masih bisa dipertanyakan. Ini berarti dibutuhkan lebih banyak penelitian," ujar Benoit Varenne, ahli gigi di WHO, dilansir Fox News.
Di antara rekomendasi lainnya, WHO menyarankan skrining pasien secara virtual terlebih dahulu sebelum janji temu sehingga hanya pasien yang butuh perawatan darurat dan mendesak yang datang untuk diperiksa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
OJK menyebut tekanan jual investor asing di pasar modal mulai mereda dan menyiapkan reformasi untuk meningkatkan daya saing serta kepercayaan investor.
DPKP DIY menyiapkan strategi menghadapi musim kemarau, mulai dari varietas padi tahan kekeringan hingga optimalisasi irigasi dan pompa air.
Bank Sampah Berlian 08 di Jogja memanfaatkan minyak jelantah sebagai bahan bakar pirolisis sampah plastik residu sehingga proses lebih cepat dan hemat.
Jadwal imsak, Subuh, dan Maghrib di DIY pada Kamis 30 Juli 2026 untuk puasa sunnah Kamis. Cek waktu sahur dan berbuka di sini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 30 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak 12 perjalanan dan tarif Commuter Line Rp8.000.
KPK mendalami penukaran 46.500 dolar Singapura yang diduga disiapkan Suhardiman Amby untuk Raja Juli Antoni dalam penyidikan kasus Kuansing.