Ini Komentar Habib Syech Terkait Penyerangan di Mertodranan Solo

Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf (kiri) berbincang dengan Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak di kediamannya wilayah Pasar Kliwon Solo pada Rabu (12/8/2020) malam. --JIBI - Solopos/Ichsan Kholif Rahman.
13 Agustus 2020 00:17 WIB Ichsan Kholif Rahman News Share :

Harianjogja.com, SOLO -- Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf mendapat kunjungan silaturahmi dari Kapolresta baru Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak di kediamannya, kawasan Pasar Kliwon, Rabu (12/8/2020).

Dalam kesempatan itu, dia meminta masyarakat Kota Solo untuk tidak panik, bingung, dan takut, menyikapi insiden kekerasan berupa perusakan dan penganiayaan oleh sejumlah orang di Mertodranan, Pasar Kliwon, Solo, pada Sabtu (8/8/2020) lalu.

Habib Syech meminta masyarakat mempercayakan penanganan kasus itu kepada kepolisian serta mendoakan kepolisian agar segera menyelesaikan masalah itu.

BACA JUGA : Midodareni di Solo Diserang Massa Atas Nama Agama, Ini 

"Saya tidak akan membawa siapa yang benar dan salah. Saya hanya mendoakan supaya permasalahan yang terjadi beberapa waktu lalu tidak akan terjadi lagi di Solo dan Indonesia. Serta semoga yang diusahakan kepolisian segera terselesaikan," ujar Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf saat silaturahmi dengan Kapolresta Solo tersebut.

Habib Syech menegaskan masyarakat Solo jangan mudah terprovokasi dengan berita-berita hoaks tentang kejadian kekerasaan beberapa waktu lalu di Mertodranan. Berita hoaks itu bertujuan memperkeruh permasalahan itu.

Masyarakat, lanjut Habib Syech, cukup mempercayakan kepada polisi. Ia meminta masyarakat ikut mengamankan wilayah masing-masing. Dengan bersama-sama mengamankan wilayah masing-masing, Indonesia akan aman.

BACA JUGA : Tersangka Penyerangan Atas Nama Agama di Solo Menangis

"Indonesia butuh kemesraan, tidak perlu saling mencaci atau menyakiti. Jika menemukan suatu permasalahan di masyarakat, serahkan ke aparat keamanan. Jangan main hakim sendiri, sadar hidup berbangsa bukan untuk bermusuhan," papar Habib Syech.

Dalam kesempatan silaturahmi dengan Kapolresta Solo itu, Habib Syech menambahkan orang yang baik yakni orang-orang yang selalu mendoakan kebaikan orang lain, menjadikan lingkungan baik dan aman karena sosok orang baik.

Menurutnya, Islam di mana saja tempatnya selalu membawa kesejukan masyarakat sekitar. Islam agama sejuk, teduh, dan umat Nabi Muhammad. Akhlak paling mulia di muka bumi yakni akhlak Nabi Muhammad. Karenanya, Habib Syech melanjutkan jika mengaku sebagai umat Islam sudah sepatutnya mengikuti akhlak Rasulullah.

"Orang yang beragama itu selalu sejuk, kalau diajak omong ya nyenengke. Adab orang Indonesia bukan saling menyalahkan. Mari bersatu mewujudkan Indonesia aman dengan cara masing-masing. Polisi sesuai tugasnya, rekan-rekan media sesuai tugasnya, saya juga bismillah menggunakan cara saya. Kalau tidak bisa dengan cara apa pun, ya berdoa," ujar Habib Syech.

BACA JUGA : Muhammadiyah & GP Ansor Kecam Penyerangan terhadap

Sementara itu, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak dalam silaturahmi dengan Habib Syech itu memperkenalkan diri sebagai Kapolresta Solo menggantikan Kombes Pol Andy Rifai. Dia menyampaikan komitmen kepolisian untuk tidak memberi ruang bagi kelompok intoleran maupun premanisme.

"Kami akan lakukan tindakan tegas terukur demi menjaga Kota Solo aman, damai, kondusif," ujar Kapolresta.

Sumber : JIBI/Solopos