DIY Dikepung Provinsi dengan Kasus Covid-19 Tinggi di Indonesia

Petugas medis dari Tim Gugus Penanggulangan Pencegahan Covid-19 Nagan Raya melakukan tes cepat kepada 100-an warga di sebuah desa di Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya, Aceh karena sebelumnya diduga ikut memandikan jenazah positif Covid-19 dan melayat ke rumah duka, Senin (3/8/2020). - Antara
10 Agustus 2020 05:17 WIB Mutiara Nabila News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Kasus Covid-19 di Indonesia masih terus meningkat. Satgas Penanganan Covid-19 mencatat ada lima provinsi yang mencatatkan kenaikan jumlah kasus tertinggi pada Minggu (9/8/2020). Kelima provinsi tersebut yaitu DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Kalimantan Selatan.

Pada hari ini tercatat DKI Jakarta mendapat tambahan 440 kasus baru sehingga totalnya menjadi 25.727 kasus. Adapun, tambahan kasus sembuhnya lebih tinggi yaitu sebanyak 558 orang sehingga totalnya 16.268 orang dan tambahan kasus meninggal sebanyak 6 orang sehingga total menjadi 930 orang.

Baca juga: Pandemi Belum Berakhir, Lebih dari 4.000 Orang Kunjungi Tebing Breksi

Sementara itu, Jawa Timur mendapat tambahan sebanyak 408 kasus sehingga totalnya mencapai 25.330 kasus. Adapun, tambahan angka kesembuhannya sebanyak 365 orang, dan angka kematiannya tercatat tertinggi sebanyak 21 orang.

Tambahan jumlah kasus tertinggi kemudian diikuti Jawa Barat yang mencatatkan tambahan baru sebanya 179 kasus baru, 65 kasus sembuh, dan 4 meninggal. Kemudian, Jawa Tengah berada di urutan empat dengan kenaikan jumlah kasus baru sebanyak 140 kasus, 62 sembuh, dan 3 meninggal.

Selanjutnya, Kalimantan Selatan mendapat tambahan 98 kasus baru, 136 sembuh, dan 3 orang meninggal.

Secara nasional, tambahan kasus baru di Indonesia hari ini sebanyak 1.893 kasus dengan 1.646 orang sembuh dan 65 meninggal. Sehingga, secara kumulatif jumlah kasus konfirmasi mencapai 125.396 orang, dengan 80.952 sembuh, dan 5.723 meninggal.

Baca juga: Jokowi Bahas Gelombang Kedua Corona, PKS: Puncak Gelombang Satu Saja Belum Terdeteksi

Sementara itu, total spesimen yang diuji hari ini sebanyak 21.918, sehingga total sebanyak 1.715.798 spesimen sudah diuji.

Secara kumulatif angka kematian di Indonesia per hari ini sudah di angka 4,5 persen, jumlah tersebut masih di atas angka kematian global sebanyak 3,68 persen.

“Dengan disiplin masyarakat dalam melindungi kelompok rentan, angka kematian nasional sejak maret sampai Juli cenderung menurun. Kita harus menurunkan angka kematian sehingga bisa lebih rendah dari angka kematian global,” tegas Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito beberapa waktu lalu.

Adapun, angka kesembuhan di Indonesia masih berada di angka 64,55 persen. Sementara WHO merekomendasikan tingkat kesembuhan mencapai 80-90 persen.

“Harapannya, daerah-daerah dengan angka kesembuhan rendah bisa meningkatkan pelayanan kesehatan dan penanganan pasien dengan baik sehingga meningkatkan angka kesembuhan nasional,” terang Wiku.

Sumber : Bisnis.com