Menyelamatkan Si Miskin dari Muslihat Jahat Bandar Judol
Pemerintah menindak penerima bansos yang terindikasi judi online. Sebanyak 1,49 juta KPM ditangguhkan dan pengawasan diperketat.
Vidi Aldiano. /Instagram.
Harianjogja.com, JAKARTA—Industri hiburan Tanah Air kembali diselimuti awan hitam setelah penyanyi sekaligus penulis lagu berbakat, Vidi Aldiano, dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu (7/3/2026). Pelantun lagu "Nuansa Bening" tersebut mengembuskan napas terakhirnya pada Sabtu sore setelah berjuang melawan penyakit kanker ginjal yang dideritanya sejak tahun 2019.
Rumah duka yang berlokasi di Jalan Kecapi, Jakarta Selatan, seketika dipadati oleh deretan tokoh nasional, musisi, hingga figur publik yang ingin memberikan penghormatan terakhir. Hingga Sabtu malam pukul 23.59 WIB, arus kedatangan pelayat terus mengalir, menunjukkan betapa sosok almarhum sangat dicintai oleh rekan-rekan sejawatnya.
Terpantau di lokasi, pengusaha Ardi Bakrie hadir melayat didampingi sang istri, Nia Ramadhani. Tak berselang lama, komedian kondang Sule juga tampak hadir di tengah kerumunan pelayat. Sejumlah rekan musisi yang selama ini karib dengan almarhum, seperti Widi Mulia, Tantri Syalindri (Tantri Kotak), hingga Swasti Sabdastantri (Chua Kotak), turut hadir dengan raut wajah penuh duka mendalam.
Kepergian musisi kelahiran Jakarta ini memicu gelombang belasungkawa di jagat maya, salah satunya datang dari kreator konten Deddy Corbuzier. Melalui akun Instagram pribadinya @mastercorbuzier, Deddy mengunggah ilustrasi hati yang retak dengan latar hitam yang menyentuh hati banyak warganet.
“My heart is broken. Badly broken. You gone too soon… Beautiful soul… Vidi Aldiano," tulis Deddy dalam unggahan emosionalnya. Deddy juga menyematkan pesan bernada penyesalan yang mendalam atas kepergian sahabatnya tersebut. “I hate my self for not knowing you longer than I should,” tulisnya lagi.
Konfirmasi mengenai wafatnya Vidi Aldiano disampaikan langsung oleh pihak keluarga yang menyatakan bahwa sang penyanyi berpulang setelah menjalani perawatan intensif. Perjalanan medis Vidi memang diketahui cukup panjang sejak diagnosis kanker ginjal pertama kali pada lima tahun silam, termasuk rangkaian operasi dan pengobatan rutin di luar negeri.
Meski kondisi kesehatannya naik-turun, Vidi dikenal sebagai sosok yang sangat positif dan terus berkarya di tengah perjuangannya melawan sakit. Namun, dalam beberapa bulan terakhir, intensitas aktivitasnya di panggung hiburan memang terlihat berkurang drastis seiring fokus pada proses pemulihan yang lebih intensif.
Vidi Aldiano meninggalkan warisan karya musik pop yang mewarnai industri musik Indonesia sejak debutnya di akhir tahun 2000-an. Kepergiannya di usia yang masih produktif menjadi kehilangan besar bagi dunia seni suara nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah menindak penerima bansos yang terindikasi judi online. Sebanyak 1,49 juta KPM ditangguhkan dan pengawasan diperketat.
DPRD Gunungkidul mendorong tambahan Rp400 juta untuk dropping air karena alokasi 3.000 tangki diperkirakan habis sebelum kekeringan berakhir.
Pemerintah menyiapkan tanda kehormatan HUT ke-81 RI. Sejumlah menteri masuk daftar calon penerima, termasuk individu berprestasi di bidang teknologi.
PLN UID Yogyakarta menargetkan penambahan 26 SPKLU di DIY hingga akhir 2026. Saat ini sudah ada 33 unit yang terbangun.
Kubu Febrie Adriansyah buka suara soal kematian Sutrimo. Keluarga menyebut almarhum telah lama mengidap diabetes.
Lakon Tatu membawa kisah cinta, kesetiaan, dan luka pasca-Perjanjian Giyanti hingga mengantar Sleman meraih Penyaji Terbaik I.