Ledakan Gas di Duri Kepa Rusak 10 Rumah, 12 Orang Terluka
Puslabfor menyelidiki ledakan di Duri Kepa, Jakarta Barat, yang menyebabkan 12 orang terluka dan 10 rumah mengalami kerusakan.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, PASURUAN--M Tohir, pelaku pembunuhan terhadap balita di Dusun Klompang, Desa Tanggulangin, Pasuruan sempat membungkus tangan dengan plastik saat memukul korban. Cara ini dilakukan untuk menghilangkan sidik jari.
Fakta ini terungkap dalam adegan ke-28 saat reka ulang di halaman Polres Pasuruan, Selasa (28/7/2020). Saat itu, M Tohir mengambil kantong plastik lalu diikatkan pada kedua tangannya. Kemudian, Tohir mengambil tongkat kayu dan memukul kepala korban.
BACA JUGA : Seorang Ayah Tega Menganiaya Balita Gizi Buruk
Begitu tak bergerak, korban dimasukkan ke dalam karung dan diangkat menuju parit di persawahan. “Jadi, korban dipindahkan dari lokasi awal. Semua bertujuan untuk menghilangkan jejak,” kata Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Pasuruan, Aiptu M Nidhom, Selasa (28/7/2020).
Nidhom menjelaskan, sebelum dibunuh, korban juga disetubui. Tindakan itu dilakukan pelaku di hadapan istri. “Oleh istri pelaku, korban juga dilucuri perhiasannya, setelah itu dibunuh,” ujarnya.
Nidhom mengatakan, pada reka ulang pembunuhan ini ada 36 adegan yang dilakukan pasangan suami istri tersebut. Adegan tersebut mulai dari pelaku mengajak korban ke rumah, hingga membenamkan kepala korban ke dalam lumpur parit.
BACA JUGA : Gegara Diejek, Pria di Sleman Aniaya Bocah hingga Gegar
Nidhom mengaku sengaja menggelar reka ulang pembunuhan di halaman Polres Pasuruan karena pertimbangan keamanan. Pasalnya, warga di lokasi kejadian masih marah dan tidak terima dengan tindakan sadis tersebut.
“Situasinya tidak memungkinkan. Maka, demi keamanan tersangka, reka ulang kami gelar di sini,” ujarnya.
Diketahui, aksi pembunuhan disertai perampokan menimpa seorang siswi Taman Kanak-Kanak (TK) di Desa Tanggulangin, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan. Jasad R (4) ditemukan mengambang di kubangan sawah, sementara perhiasan berupa gelang, kalung dan anting-anting korban raib.
Hasil penyelidikan polisi, pembunuhan sadis ini dilakukan pasangan suami istri M Tohir (27) dan Ifa Maulaya (19), tetangga korban. Kedua pelaku ini tega membunuh karena ingin mengambil perhiasan korban.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : inews.id
Puslabfor menyelidiki ledakan di Duri Kepa, Jakarta Barat, yang menyebabkan 12 orang terluka dan 10 rumah mengalami kerusakan.
Oki Rengga meminta maaf setelah videonya berdebat dengan suporter PSMS soal spanduk kritik karhutla di Stadion Utama Sumatera Utara viral.
Asita DIY meminta koordinasi pengamanan Titik Nol diperkuat agar kenyamanan wisatawan dan citra wisata Jogja tetap terjaga.
Bryan Adams merilis How’s It Goin’, album yang mengangkat sejarah Kanada sekaligus menyindir kebijakan Donald Trump terhadap negaranya.
CFMoto 125SC-S 2027 debut di EICMA 2026 dengan mesin 124,95 cc, ABS, traction control, layar TFT, dan bagasi 30 liter.
Benfica, Bournemouth, dan Ferencváros mengoleksi 12 poin di Liga Europa. Juventus naik ke lima besar, sedangkan AC Milan terpuruk di posisi ke-28.