Bendera PDIP Dibakar, Budiman Sudjatmiko: Kalau PDIP Terprovokasi, Urusannya Bukan Cuma Tawuran Antarkampung

Budiman Sudjatmiko - Instagram @budimaninovator
25 Juni 2020 14:57 WIB Budi Cahyana News Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Bendera PDIP dibakar dalam aksi demonstrasi menolak Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) di depan gedung MPR/DPR RI, Rabu (25/6/2020). Politikus PDIP Budiman Sudjatmiko, dalam cuitannya di akun Twitter @budimandjatmiko mengomentari insiden itu dengan peribahasa menang jadi arang kalah jadi abu.

Dalam demonstrasi Rabu kemarin, sejumlah demonstran yang berasal dari gabungan beberapa ormas membakar bendera PDIP dan bendera berlogo palu arit sembari meneriakkan seruan antikomunis.

BACA JUGA: Guyonan Gus Dur Berujung Pemanggilan, Putri Sulung Gus Dur Minta Polisi Teladani Mantan Kapolri

Budiman menyebut PDIP sebaiknya menempuh jalur hukum. Sebab, apabila oembakaran itu diladeni dengan cara keras, akan banyak yang rugi.

Padahal kalau @PDI_Perjuangan terprovokasi, urusannya bukan cuma tawuran antarkampung...Kupastikan bukan. Tapi yang rugi nanti semua..Menang jadi arang, kalah jadi abu. Dan pastinya kami gak mau jadi abu...(jadi arang aja ogah). Jadi tempuh jalur hukum,” cuit Budiman.

BACA JUGA: Dituduh Menghina Megawati, 7 Akun Twitter Dipolisikan PDIP Kota Jogja

Budiman merespons cuitan akun Twitter @mantriss yang menyebut pembakaran itu merupakan gaya politik provokator.

BACA JUGA: 29 Pegowes Kecelakaan di Bantul, 5 Tewas dalam 3 Bulan

Sementara, ratusan kader dan simpatisan PDIP menuntut polisi meringkus pembakar bendera PDIP. “Kami menuntut pelaku pembakaran bendera PDI Perjuangan kemarin dapat segara ditangkap sesuai hukum yang berlaku,” kata Sekretaris Cabang DPC PDI Perjuangan Jakarta Timur, Ekowicaksono di Markas Polrestro Jakarta Timur, Kamis (25/6/2020) siang.

Sekitar 200 simpatisan dan kader PDIP mendatangi Mapolrestro Jakarta Timur mengendarai sepeda motor dan berjalan kaki dengan membawa atribut partai politik. Massa menyusuri Jalan Matraman Raya dengan berkonvoi hingga sampai ke pelataran parkir Mapolrestro Jakarta Timur, Kelurahan Bali Mester, Kecamatan Jatinegara, pukul 14.00 WIB.

BACA JUGA: Paspor Digital Wajib Dimiliki Wisatawan di Jogja, Ini Cara Membuat dan Menggunakannya

Ekowicaksono mengatakan pembakaran bendera partai berlambang banteng moncong putih itu terjadi saat demonstrasi di gedung DPR/MPR pada Rabu. Menurut dia, massa yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Anti Komunisme itu membakar bendera PDIP di sela unjuk rasa.

“Aksi kemarin itu kan tuntutannya menolak RUU Haluan Ideologi Pancasila, namun malah membakar bendera, termasuk PDIP,” katanya.

Ekowicaksono mengatakan pembakaran bendera PDIP telah melecut amarah kader PDIP Perjuangan di seluruh Jakarta Raya. “Kami akan melakukan aksi serentak melaporkan kejadian kemarin ke polres masing-masing wilayah,” ujarnya.