Advertisement
31 Orang Pengambil Paksa Jenazah PDP Diperiksa Polisi
Penjemput paksa jenazah PDP saat diperiksa Polda Sulsel - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, MAKASSAR - Direktorat Reserse dan Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulawesi Selatan mengamankan 31 orang yang telah menyerbu beberapa rumah sakit untuk mengambil paksa jenazah terduga pasien dalam pengawasan (PDP).
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol. Ibrahim Tompo di Makassar mengatakan bahwa pihaknya menjemput satu per satu para pelaku aksi penjemputan paksa tersebut.
Advertisement
"Mereka kami bawa untuk diperiksa terkait dengan aksinya itu. Mereka juga dites rapid untuk mendeteksi paparan virus," kata Kombes Pol. Ibrahim Tompo dikutip Antara, Rabu (10/6/2020).
Sebelumnya, pada hari Jumat (5/6/2020) ratusan warga mengambil paksa jenazah PDP Covid-19 di RS Labuang Baji Makassar.
BACA JUGA
Pasien yang dibawa paksa pihak keluarganya itu meninggal dunia setelah menjalani perawatan selama 2 hari. Berselang beberapa hari, jenazah yang dijemput paksa tersebut dinyatakan positif covid-19 berdasarkan hasil swab.
Tompo menambahkan bahwa pihaknya telah membentuk tim dibentuk terdiri atas Resmob Polda Sulsel, Brimob, Sabhara Polda Sulsel, dan Jatanras Polrestabes Makassar untuk menangkal kejadian yang sama.
"Kami harap masyarakat jangan lagi ada yang melakukan pengambilan paksa jenazah tersebut karena polisi pasti bertindak," ucap Kombes Pol. Ibrahim Tompo. Tim gabungan di lapangan, kata dia, sudah
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Jadwal SIM Keliling Sleman Sabtu 7 Februari 2026, Ada Layanan Malam
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- BMKG: Gempa Pacitan Megathrust, Masyarakat Diminta Waspada
- Trump Luncurkan TrumpRx.gov, Obat Diskon untuk Warga AS
- Update Gempa Pacitan, 15 Warga Bantul Luka dan 13 Bangunan Rusak
- Majelis Hikmah dan Iftar Nusantara di Sahid Raya Hotel Yogyakarta
- Jadwal TKA 2026 Lengkap, Pendaftaran Dibuka hingga 28 Februari
- Intel Tantang Dominasi Nvidia, Huawei Jadi Ancaman
- Arab Saudi Bakal Bangun Rise Tower 2 KM, Siap Geser Burj Khalifa
Advertisement
Advertisement



