PDP di Klaten Meninggal, Hasil Swab Positif Corona

Foto ilustrasi pemakaman jenazah pasien dalam pengawasan (PDP) COVID-19 dengan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yakni membungkusnya menggunakan plastik. - Ist/FOTO ANTARA
09 Juni 2020 17:57 WIB Ponco Suseno News Share :

Harianjogja.com, KLATEN — GYT, warga berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 asal Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah meninggal dunia di Rumah Sakit Islam (RSI) Klaten, Rabu (3/6/2020).

Lima hari setelah meninggal dunia, hasil tes swab yang bersangkutan dipastikan positif Covid-19. Berdasarkan data yang dihimpun Solopos.com, GYT setiap harinya bekerja di Candisari, Semarang.

Sebelum terpapar virus corona, GYT diketahui memiliki riwayat penyakit komplikasi gagal ginjal dam paru. GYT sempat pulang ke Kecamatan Bayat, 3 Juni 2020. Saat dirawat di rumahnya di Bayat, mendiang GYT sempat dijenguk anggota keluarga dekatnya.

Setelah itu, GYT menjalani perawatan di RSI Klaten, 3 Juni 2020 pukul 06.30 WIB dengan diantar beberapa anggota keluarganya. Tepat pukul 14.30 WIB, GYT meninggal dunia di RSI Klaten dengan status PDP. Dengan begitu, pemakaman warga Bayat Klaten itu dilakukan dengan prosedur Covid-19.

Belakangan diketahui, GYT juga sudah diambil swab saat di RS. Hasil swab dipastikan positif Covid-19. Hal itu diketahui jajaran Muspika Bayat, Senin, (8/6/2020). Muspika Bayat pun langsung menggelar koordinasi menyikapi persoalan tersebut. Setelah mendapatkan informasi tersebut, anggota keluarga inti diwajibkan menjalani isolasi mandiri.

Sesuai rencana, Gusgas PP Covid-19 Bayat Klaten melakukan tracking dengan mendata sejumlah orang yang dinilai pernah kontak langsung dengan mendiang GYT. "Informasi itu benar. Tapi terkait data hasil tracking masih dalam proses," kata Pelaksana Tugas (PLt) Camat Bayat, Supardiyono alias Kelik, kepada JIBI/Solopos, Selasa (9/6/2020).

 

Hal senada dijelaskan Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Klaten, Anggit Budiarto. "Laporan resminya belum kami peroleh," katanya singkat.

Sumber : JIBI/Solopos