Kartu Prakerja Gelombang 4 Ditunda, Ini Alasan Pemerintah...

Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari. - Istimewa
09 Juni 2020 01:27 WIB Feni Freycinetia & Iim Fathimah T News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Pembukaan gelombang empat atau  batch 4 kartu Prakerja ditunda. Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari meminta maaf atas penundaan itu.

"Mohon maaf, saya janji-janji surga. Sebelumnya kami mengatakan pembukaan batch 4 akan dilakukan setelah Lebaran, tetapi belum bisa," katanya saat diskusi virtual dengan tema "Survey Penerima Manfaat Kartu Prakerja", Senin (8/6/2020).

Dia mengungkapkan pemerintah saat ini tengah melakukan peninjauan ulang terkait keberhasilan program Kartu Prakerja gelombang 1-3. Menurutnya, peninjauan tersebut perlu dilakukan agar program dapat sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat.

Karena itu, dia meminta publik yang menunggu pembukaan gelombang 4 Kartu Prakerja agar bersabar hingga ada keputusan resmi dari pemerintah.

"Harap bersabar. Semua sedang berproses," ungkapnya.

Kendati demikian, Denni mengaku pemerintah akan segera mengumumumkan masa pendaftaran gelombang keempat dalam waktu dekat.

"Jadi sabar, ini sedang berproses tetapi Insyaallah tidak lama program Pra Kerja gelombang keempat akan dirilis," lanjutnya.

Pendaftaran Kartu Prakerja sendiri ditangguhkan untuk sementara sejak pertengahan Mei 2020. Presiden Joko Widodo berjanji pendaftaran akan terus dibuka sampai November 2020 dan menyasar 5,6 juta peserta dengan anggaran Rp20 triliun.

Dari pendaftaraan yang berlangsung dalam tiga gelombang, program Kartu Prakerja telah menjaring 680.918 orang.

Hingga 3 Juni, Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja mencatat nilai insentif sebesar Rp600.000 untuk satu bulan pertama telah disalurkan pada 361.214 peserta. Adapun dalam survei peserta Kartu Prakerja, diketahui bahwa sebagian besar penerima insentif yang menerima aliran dana menggunakannya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sumber : bisnis.com