Pasien Covid-19 Berumur 100 Tahun di Sragen Dinyatakan Sembuh

Kabid P2P DKK Sragen Sri Subekti menyerahkan bingkisan kepada kakek-kakek yang diklaim berumur 100 tahun asal Sambirejo, Sragen, yang dibolehkan pulang dari RSD Technopark Sragen setelah dinyatakan sembuh, Minggu (7/6/2020). - JIBI/Solopos/Istimewa
07 Juni 2020 22:37 WIB Tri Rahayu News Share :

Harianjogja.com, SRAGEN—Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen memulangkan seorang warga Sambirejo yang juga peserta Ijtima Ulama di Gowa, Sulawesi Selatan, lantaran dua kasil hasil swab test-nya negatif.

Laki-laki berinisiasl SW yang dipulangkan pada pukul 14.00 WIB dari Rumah Sakit Darurat (RSD) Technopark Sragen itu disebut berumur 100 tahun. Kini, jumlah orang tanpa gejala (OTG) yang masih dikarantina di RSD Technopark Sragen tetap tiga orang karena adanya tambahan OTG dari Tanon. “Beliau menjalani masa karantina sejak 3 Mei 2020 sehingga selama 35 hari. Setelah satu pulang, yang kasus baru dari Tanon juga sudah masuk sore ini,” ujar Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit DKK Sragen Sri Subekti saat dihubungi Jaringan Informasi Bisnis Indonesia, Minggu (7/6/2020) sore.

Kepala DKK Sragen Hargiyanto mengatakan jawatannya memulangkan satu orang laki-laki dari klaster Gowa. Satu orang tersebut dipulangkan dari RSD Technopark Sragen.

“Selain memulangkan satu OTG, kami mendapatkan tambahan satu kasus positif yang berasal dari klaster Pasar Kobong, Semarang. Dari hasil tracing di Tanon itu awalnya ada dua orang reaktif rapid test. Setelah dilakukan swab test, hasilnya satu positif dan satunya negatif,” ujar Hargiyanto.

Hargiyanto mengatakan angka kasus positif Covid-19 di Sragen per Minggu sore sebanyak 36 kasus yang terdiri atas 28 orang sembuh, satu orang meninggal, dan tujuh orang dirawat/karantina.(