BLT Dana Desa di Klaten Capai Rp24 Miliar

Ilustrasi kerumunan masyarakat yang hendak mencairkan BST di Gedung Kesenian Wates, Kapanewon Wates, Sabtu (9/5/2020). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
07 Juni 2020 10:57 WIB Ponco Suseno News Share :

Harianjogja.com, KLATEN – Sebanyak 363 desa di Klaten menggelontorkan anggaran Rp24 miliar guna mendukung Bantuan Langsung Tunai Dana Desa atau BLT DD hingga Sabtu (6/6/2020). Anggaran itu diberikan ke 40.106 keluarga.

Pantauan JIBI/Solopos, Bupati Klaten, Sri Mulyani kembali meninjau pembagian BLT DD di sejumlah daerah di Kabupaten Bersinar. Beberapa desa yang dikunjungi itu yakni Desa Sobayan (Pedan), Dukuh (Delanggu), Butuhan (Delanggu), Gatak (Delanggu), dan Segaran (Delanggu).

Setiap keluarga yang terdaftar sebagai penerima BLT DD berhak memperoleh kucuran Rp600.000. Nantinya bantuan tersebut disalurkan setiap bulan selama tiga bulan ke depan.

“Kriteria pemberian BLT DD ini sudah jelas. Sudah melalui musyawarah desa khusus (Musdesus) terlebih dahulu. Ini diperuntukkan bagi masyarakat terdampak Covid-19. Bantuan ini wajib digunakan memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Informasi yang kami terima dari pemerintah pusat, bantuan ini juga akan diperpanjang tiga bulan lagi,” kata Sri Mulyani, di Dukuh, Delanggu, Sabtu (6/6/2020).

Sri Mulyani mengatakan sebanyak 363 desa di Klaten sudah mencairkan BLT DD tahap I hingga akhir pekan ini. Sedangkan, 28 desa lainnya akan mencairkan pekan depan. Jumlah desa di Klaten mencapai 391 desa.

“Di Klaten memang masih ada 28 desa lagi [yang mencairkan BLT DD]. Pekan depan diharapkan selesai. Nantinya disusul pencairan BLT DD tahap II,” katanya.

Kepala Desa (Kades) Dukuh, Kecamatan Delanggu, Supeket Joko Setyawan, mengatakan warga di desanya yang berhak memperoleh BLT DD tahap I mencapai 23 keluarga. Di sisi lain, jumlah keluarga di Dukuh mencapai 700 keluarga.

 “Di sini hanya 23 keluarga. Kami bukannya terkesan pelit. Di luar BLT DD, telah banyak yang memperoleh bantuan dari program lainnya. Di Dukuh setidaknya ada 603 KK yang sudah bantuan dari sumber lainnya. Mereka yang memperoleh bantuan merupakan yang terdampak pandemi Covid-19,” kata dia.

Sebagaimana diketahui, kucuran bantuan bagi masyarakat terdampak Covid-19 tak hanya berasal dari BLT DD. Di luar itu terdapat juga bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan NonTunai (BPNT), Bantuan Sosial Tunai (BST), Bantuan Sosial (Bansos) provinsi dan kabupaten.

Sumber : JIBI/Solopos