KPK Sita Mobil Arif Sugiyanto dalam Kasus Korupsi ATR BPN
KPK menyita Toyota Land Cruiser milik Arif Sugiyanto yang diduga digunakan untuk pengumpulan uang dalam kasus korupsi ATR/BPN.
Foto ilustrasi. / ANTARA FOTO-Ahmad Subaidi
Harianjogja.com, BERLIN--Ketua Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa meminta China berkontribusi secara signifikan melawan pandemi virus corona sekaligus mendesak adanya penyelidikan ilmiah independen mengenai asal mula pandemi tersebut.
Melalui sebuah kolom di edisi surat kabar Frankfurter Allgemeine Zeitung (FAZ) pada Jumat (15/5), Josep Borrell mengatakan China harus membantu melindungi dunia dari pandemi lebih jauh.
"Penyelidikan ilmiah independen tentang asal mula pandemi ini juga perlu," tulisnya.
Virus corona muncul di Kota Wuhan, China tengah pada Desember lalu dan sejumlah negara termasuk Amerika Serikat dan sejumlah negara Eropa mengkritik penanganan mereka soal wabah tersebut. China mengaku prosedur mereka terbuka dan terang-terangan.
Borrell juga menyebutkan China harus mengemban tanggungjawabnya yang sepadan dalam menangani pandemi, penelitian vaksin dan peningkatan ekonomi global. Termasuk memainkan perannya dalam upaya bantuan utang besar bagi negara-negara berkembang yang saat ini sedang sangat terpukul akibat pandemi corona.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK menyita Toyota Land Cruiser milik Arif Sugiyanto yang diduga digunakan untuk pengumpulan uang dalam kasus korupsi ATR/BPN.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 14 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL sebesar Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Stasiun Palur pada Rabu 14 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap di tiap stasiun.
Bulog akan meluncurkan BerasKita pada 20 Oktober 2026. Beras SPHP berganti nama menjadi BerasKita Medium, sedangkan beras premium menjadi BerasKita Premium.
BMKG menyatakan tujuh kabupaten di Jawa Tengah masih berstatus awas kekeringan pada 11-20 Oktober 2026 di tengah mundurnya awal musim hujan.
DP3 Sleman meminta petani menyesuaikan komoditas dan varietas tanaman dengan ketersediaan air untuk mengantisipasi kemarau panjang hingga Oktober 2026.