Prabowo Targetkan 1.386 Kampung Nelayan Beroperasi Akhir 2026

Newswire
Newswire Jum'at, 14 Agustus 2026 13:07 WIB
Prabowo Targetkan 1.386 Kampung Nelayan Beroperasi Akhir 2026

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). ANTARA FOTO/Fauzan/bay/kye\r\n

Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Prabowo Subianto menargetkan 1.386 Kampung Nelayan Merah Putih telah berdiri dan berfungsi pada akhir Desember 2026. Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus mengoptimalkan potensi ekonomi laut Indonesia.

Target itu disampaikan Prabowo dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPD RI dan DPR RI Tahun 2026 di Gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

"Hari ini, 100 Kampung Nelayan telah dibangun. Target kita, 1.386 Kampung Nelayan berdiri dan berfungsi pada akhir Desember 2026," kata Prabowo.

Kampung Nelayan Dilengkapi Fasilitas Pendukung

Prabowo mengatakan hingga saat ini sebanyak 100 Kampung Nelayan Merah Putih telah dibangun.

Kampung tersebut dilengkapi berbagai fasilitas yang mendukung aktivitas nelayan. Fasilitas itu mencakup pelabuhan, tempat pelelangan ikan, ruang penyimpanan dingin, bengkel, fasilitas pengolahan hasil laut, perumahan hingga fasilitas sosial.

Menurut Prabowo, pembangunan Kampung Nelayan menjadi bagian penting dari upaya menjadikan laut sebagai sumber kemakmuran bagi nelayan Indonesia.

Potensi Perikanan Indonesia Capai US$34 Miliar

Dalam pidatonya, Prabowo juga menyoroti besarnya potensi ekonomi sektor perikanan Indonesia.

Ia menyebut nilai perikanan Indonesia mencapai sekitar 34 miliar dolar AS setiap tahun. Namun, menurut dia, baru sekitar lima persen dari potensi tersebut yang dapat dinikmati Indonesia.

Sebagian besar potensi tersebut, kata Prabowo, justru diambil kapal-kapal asing tanpa izin.

"Sisanya diambil oleh kapal-kapal negara lain tanpa izin kita. Bayangkan berapa nilai yang kita hilang tiap hari, tiap malam," ujarnya.

Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pemerintah mendorong penguatan infrastruktur dan armada perikanan nasional. Pemerintah juga menilai Indonesia membutuhkan kapal ikan modern dalam jumlah besar untuk memperkuat sektor tersebut.

Mulai Bangun 1.582 Kapal Ikan pada 2027

Prabowo mengatakan Indonesia membutuhkan belasan ribu kapal ikan modern. Pemerintah akan memulai pembangunan secara bertahap dengan target awal pada 2027.

"Kita butuh belasan ribu kapal. Ini tantangan berat tapi kita akan mulai. Pada tahun 2027 mendatang, kita targetkan kita akan mulai membangun 1.582 kapal ikan modern," kata Prabowo.

Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dan penguatan armada kapal ikan menjadi bagian dari agenda pemerintah untuk meningkatkan pemanfaatan potensi ekonomi laut sekaligus memperkuat sektor perikanan nasional.

Disampaikan dalam Sidang Tahunan MPR 2026

Target pembangunan Kampung Nelayan tersebut disampaikan dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI pada Jumat (14/8/2026).

Sidang tersebut salah satunya mengagendakan Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam rangka Penyampaian Laporan Kinerja Lembaga-Lembaga Negara dan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Selain pidato, pemerintah juga akan menayangkan video capaian kinerja pemerintah.

Sidang tahunan tersebut merupakan agenda kenegaraan untuk menyambut HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan tema "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur".

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online