Bareskrim Ungkap Eks TNI dan Polri Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia
Bareskrim mengungkap korban TPPO bermodus rekrutmen tentara bayaran Rusia berasal dari kalangan sipil hingga mantan anggota TNI dan Polri.
Pelanggan PLN Suluttenggo per Februari 2020 mencapai sekitar 1,6 juta, yang mayoritas merupakan pelanggan rumah tangga sebanyak 1,5 juta pelanggan. -Antara
Harianjogja.com, JAKARTA - Di masa pandemi Corona, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) memberikan informasi mengenai cara mendapatkan listrik gratis selama enam bulan.
Berdasarkan penjelasan PLN, Sabtu (2/5/2020), langkah pertama adalah memasuki laman website resmi PLN yaitu www.pln.co.id.
Kemudian, akan ada bagan-bagan yang harus diisi oleh konsumen dalam pengisian data.
Dalam skemanya, tertera waktu gratis listrik diberikan selama 6 bulan dari Mei hingga Oktober 2020.
Dalam informasi tersebut, listrik gratis dapat diakses paling lambat mulai hari ini, Minggu 3 Mei 2020. Stimulus listrik gratis bagi pelanggan golongan bisnis skala kecil dan industri kecil yang menggunakan listrik 450 VA ini merupakan upaya pemerintah dalam mengurangi dampak buruk ekonomi akibat wabah Covid-19.
Sebelumnya, listrik gratis diberikan kepada pelanggan PLN 450 VA selama April hingga Juni 2020. Listrik gratis untuk pelanggan bisnis kecil dan industri kecil. Kebijakan ini merupakan lanjutan dari kebijakan sebelumnya yaitu pembebasan dan pemberian diskon bagi pelanggan rumah tangga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bareskrim mengungkap korban TPPO bermodus rekrutmen tentara bayaran Rusia berasal dari kalangan sipil hingga mantan anggota TNI dan Polri.
Yusril Ihza Mahendra menegaskan kasus dugaan penyadapan ilegal oleh tiga personel Polri tidak mengarah pada tindak pidana makar.
Gapeka 2026 berlaku 1 Desember. KAI menambah 39 perjalanan kereta, termasuk KA Pandawa rute Semarang-Solo-Jogja.
Polri menetapkan tiga tersangka kasus penyadapan ilegal terhadap nomor Prabowo dan sejumlah tokoh. Sebanyak 11 ponsel disita.
Irjen Ahrie Sonta Nasution merupakan lulusan Akpol 2002 yang pernah menjadi Sekpri Kapolri dan ajudan Presiden Prabowo.
Irwasum Polri menyebut dugaan penyadapan ilegal oleh tiga personel merupakan perbuatan oknum, bukan kebijakan institusi.