Yusril Tegaskan Kasus Penyadapan Ponsel Presiden oleh Polisi Tak Mengarah ke Makar
Yusril Ihza Mahendra menegaskan kasus dugaan penyadapan ilegal oleh tiga personel Polri tidak mengarah pada tindak pidana makar.
Anggota Linmas Gondomanan berjaga di Tempat Sampah Smenetara di jalan Brigjen. Katamso, Jogja, Sabtu (11/04/2020). /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JAKARTA - Pandemi Covid-19 menjadi momentum Indonesia jadi negara dengan pembangunan yang lebih bersih. Hal tersebut disampaikan Direktur Eksekutif Walhi Nasional, Nur Hidayati.
“Covid bisa jadi momentum jadi negara dengan pembangunan yang lebih bersih. Kita sudah lihat ada perbaikan, sampah aja berkurang 600 ton per hari karena efek kerja di rumah,” kata Nur Hidayati yang akrab disapa Yaya menanggapi kondisi lingkungan Indonesia selama masa pandemi Covid-19 di Jakarta, Sabtu (18/4/2020).
Tidak hanya produksi sampah yang berkurang di masa pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama masa penyebaran SARS-CoV-2, ada kecenderungan perbaikan kualitas udara di Jakarta meski tipis, kata Yaya.
“Makanya kalau kondisi ini tetap baik mustinya ubah model pembangunan, misal PLTU batu bara ditinggalkan, gunakan energi lebih bersih dan meninggalkan polusi,” ujar dia.
Sektor swasta harus berperan di masa PSBB untuk melaksanakan bekerja dari rumah (work from home/WFH) tanpa mengurangi hak-hak buruh atau karyawan, ujar dia.
Sumber-sumber polutan di Jakarta, menurut dia, juga berbeda. Jika di sekitar kawasan Glora Bung Karno (GBK) yang merupakan pusat bisnis terlihat lebih hijau sekarang berarti sumber polutan utama ada di transportasi.
Sedangkan di pinggiran Jakarta kemungkinan industri yang berkontribusi besar penyebab polusi.
Hal krusial mengapa polusi udara perlu diatasi, ia mengatakan karena berkaitan erat dengan kesehatan manusia. Particulate Matters 2.5 (PM2.5) yang bersumber dari asap segala jenis pembakaran bahan bakar bisa masuk ke sistem perbatasan manusia, masuk ke paru-paru, dan menyebabkan penyakit.
Yaya mengatakan, di tengah pandemi ada segi positif. Jika jaga jarak fisik (physical distancing) dilanjutkan dan semua arahan pemerintah untuk mengurai kegiatan di luar rumah diikuti akan memberikan dampak positif ke lingkungan.
Namun ia menyadari tidak semua orang memiliki kemewahan untuk bisa tinggal di rumah saja selama masa pandemi Covid-19. Mereka pekerja informal dan memiliki pendapatan harian tidak mungkin tinggal di rumah.
“Ini pentingnya pemerintah memberi bantuan ekonomi sehingga mereka tenang. Selama itu tidak bisa dipastikan, pasti mereka akan mencari pendapatan keluar rumah,” ujar Yaya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Yusril Ihza Mahendra menegaskan kasus dugaan penyadapan ilegal oleh tiga personel Polri tidak mengarah pada tindak pidana makar.
Dokumen rahasia NSA mengungkap penyadapan tiga presiden Prancis, mulai dari pembicaraan politik, diplomasi, hingga kontrak bisnis perusahaan.
China memimpin investasi infrastruktur kereta api dunia. Simak lima negara dengan belanja terbesar, mulai dari Jepang hingga Jerman.
Konsistensi dalam mengembangkan pendidikan kependudukan selama tiga tahun mengantarkan SD Negeri Kasihan, Kabupaten Bantul, DIY, meraih juara 1 nasional
PSS Sleman menjamu PSGC Ciamis pada laga pembuka Grup F I League Cup 2026. Simak jadwal, prediksi susunan pemain, dan peluang kedua tim.
Prekuel film 5cm berjudul 5cm Revolusi Hati tayang 24 Desember 2026. Film ini mengisahkan persahabatan, cinta pertama, dan petualangan di Banyuwangi.