7 Anggota Polri Positif Terinfeksi Virus Corona

Polisi mengenakan alat pelindung diri (APD) sebelum menyemprotkan cairan disinfektan di Kabupaten Gorontalo, Gorontalo, Selasa (31/3/2020). Polda Gorontalo bersama TNI, Dinas Perhubungan dan Pemadam Kebakaran melakukan penyemprotan cairan disinfektan secara massal di jalanan protokol dan fasilitas umum di Kota Gorontalo, Kabupaten Bone Bolango dan Kabupaten Gorontalo guna mencegah penyebaran virus corona baru atau COVID-19. - Antara/Adiwinata Solihin
31 Maret 2020 18:27 WIB Sholahuddin Al Ayyubi News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Polri menyebut tujuh anggotanya positif terinfeksi virus Corona (Covid-19) dan kini dirawat intensif di Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati Jakarta Timur.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, mengemukakan bahwa ketujuh anggota yang berstatus siswa pada Sekolah Inspektur Polisi (SIP) di Sukabumi, Jawa Barat tersebut sudah diisolasi di RS Polri Kramat Jati Jakarta Timur.

Kendati demikian, Argo tidak merinci nama ketujuh anggota Polri tersebut. "Memang benar (positif), ada tujuh anggota Polisi yang kini berstatus siswa di SIP Sukabumi Jawa Barat," tuturnya, Selasa (31/3/2020).

Argo juga membantah bahwa ketujuh anggota itu diduga telah menularkan virus Corona ke ratusan siswa lainnya di SIP Sukabumi Jawa Barat.

Menurutnya, setelah menjalani rapid test dan ketujuh anggota tersebut dinyatakan positif, SIP Sukabumi Jawa Barat langsung memulangkan semua siswa ke Polda masing-masing.

"Siswa kami kembalikan ke Polda masing-masing dan tetap harus menjalani isolasi mandiri selama 14 hari ke depan," katanya.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia