Advertisement
Iklim Sama dengan Thailand, Indonesia Tak Kebal Virus Corona
Dokter sedang melakukan perawatan pada pasien virus corona. - Reuters
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Iklim di Indonesia yang panas belum bisa dijadikan pegangan kenapa daerah ini belum terpapar wabah Virus Corona.
Indonesia memang dinyatakan masih steril dari wabah virus Korona (COVID-19). Hingga saat ini, pemerintah belum mendeklarasikan adanya virus Korona di Tanah Air, meski penyebaran virus ini telah merambah hingga ke 60 negara.
Advertisement
Beredar kabar bahwa hal tersebut disebabkan oleh kondisi iklim di Indonesia. Cuaca panas diklaim membuat virus korona mati dan tidak dapat bermutasi.
Kendati demikian, Dr. Moh Adib Khumaidi S, POT, dari Ikatan Dokter Indonesia yang juga Ketua Perhimpunan Dokter Emergensi Indonesia menegaskan bahwa persoalan iklim ini belum dapat dipastikan, atau masih sekadar asumsi saja.
“Saya kira itu masih dalam bentuk asumsi bukan sebuah bentuk penelitian. Karena sampai sekarang WHO dan ahli medis pun masih melakukan penelitian lebih lanjut terkait virus korona ini,” tutur dr. Adib saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Sabtu (29/2/2020).
Thailand yang beriklim sama dengan Indonesia sudah melaporkan adanya kasus COVID-19.
Adib memberikan perbandingkan iklim Indonesia dan Thailand. Menurut pemaparannya, Thailand yang beriklim sama dengan Indonesia sudah melaporkan adanya kasus COVID-19.
Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tetap waspada. "Kita berharap sampai semua permasalahan ini selesai, tidak ada korona di Indonesia,” kata dr. Adib.
Dokter Adib juga kembali mengingatkan masyarakat Indonesia agar tetap tenang, dan selalu menjaga kebersihan serta kebugaran tubuh. Cara ini dinilai ampuh sebagai langkah antisipasi terhadap virus korona.
Gaya hidup bersih tersebut di antaranya rutin mencuci tangan dengan air bersih setelah beraktivitas, mengonsumsi makanan bergizi, mendapat istirahat yang cukup, dan rajin berolahraga.
“Karena prinsipnya penyakit itu self limiting desease jadi tergantung daya tahan tubuh kita,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Daftar Film Terlaris Maret 2026, Danur dan Suzzanna Unggul
- Ujian TKA Dimulai April, Sekolah dan Orang Tua Diklaim Makin Siap
- Diduga Lalai Saat Memasak, Rumah di Argorejo Ludes Terbakar
- Per 1 April 2026 Isi BBM Bersubsidi Dibatasi dan Wajib Catat Nopol
- Dari Kelompok Tani, Sekar Arum Ubah Sampah Jadi Prestasi di Jogja
- BGN Kembali Menutup Ratusan Dapur MBG, Ini Penyebabnya
- Jadwal Terbaru KRL Jogja Solo 1 April 2026, Pagi hingga Malam
Advertisement
Advertisement








