Waspada, WHO Tetapkan Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Logo Meta. Ist
Harianjogja.com, JAKARTA —Meta, perusahaan induk Instagram dan Facebook, semakin agresif mengadopsi kecerdasan buatan (AI) untuk moderasi konten di seluruh platformnya. Strategi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga menjadi bagian dari transformasi bisnis berbasis teknologi.
CEO Meta, Mark Zuckerberg, menyebut AI kini mampu menggantikan sejumlah fungsi manusia, terutama untuk tugas yang repetitif, sekaligus menghadirkan penegakan kebijakan yang lebih konsisten dibandingkan metode konvensional. “Selama beberapa tahun ke depan, kami akan menerapkan sistem AI yang lebih maju ini dan mengurangi ketergantungan pada vendor pihak ketiga untuk penegakan konten,” tulis Meta dalam pernyataan resmi, dikutip Selasa (31/3/2026).
Transformasi ini mendorong pertimbangan efisiensi tenaga kerja global. Meta disebut tengah meninjau pemangkasan hingga 20% dari total karyawan, atau sekitar 16.000 orang dari basis sekitar 79.000 tenaga kerja global, untuk menekan biaya sekaligus mendukung lonjakan investasi AI.
Rencana tersebut juga terkait dengan kebutuhan pendanaan infrastruktur AI yang sangat besar. Perusahaan dikabarkan menyiapkan investasi hingga US$600 miliar untuk pembangunan pusat data hingga 2028, sehingga efisiensi organisasi menjadi salah satu strategi utama.
Zuckerberg menambahkan, proyek yang sebelumnya membutuhkan tim besar kini dapat diselesaikan oleh individu dengan dukungan teknologi AI, mencerminkan perubahan struktur kerja di perusahaan. Meski demikian, manusia tetap memegang peran penting, terutama untuk pengambilan keputusan kompleks, sementara AI difokuskan pada pengawasan konten berskala besar seperti penipuan dan aktivitas ilegal.
Selain itu, Meta memperluas penggunaan AI melalui peluncuran asisten Meta AI untuk layanan pelanggan, memungkinkan pengguna menyelesaikan berbagai kendala akun secara otomatis melalui chatbot di dalam aplikasi.
Meski menjanjikan efisiensi, transformasi ini menghadirkan tantangan terkait keamanan data dan keandalan sistem. Dengan investasi besar dan strategi terintegrasi, Meta optimistis AI akan menjadi fondasi utama pertumbuhan bisnis di masa depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Kementerian HAM mendukung potongan aplikator ojol maksimal 8 persen demi perlindungan pekerja digital dan keadilan ekonomi platform.
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semoga aktivitas Anda hari ini berjalan lancar dan penuh energi positif. Dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat.
Permintaan pisau kurban dan kapak sembelih di Kulonprogo melonjak hingga 100 persen menjelang Iduladha 2026.
9 WNI peserta flotilla Gaza ditangkap Israel. Kemlu RI bergerak cepat menempuh jalur diplomatik dan perlindungan kekonsuleran.
BPKAD Kota Jogja mengimbau warga membayar pajak daerah lewat virtual account agar lebih aman dan terhindar dari modus penipuan.