Advertisement

Meta Perluas Pemakaian AI untuk Moderasi Konten dan Efisiensi

Muhammad Diva Farel
Rabu, 01 April 2026 - 02:17 WIB
Sunartono
Meta Perluas Pemakaian AI untuk Moderasi Konten dan Efisiensi Logo Meta. Ist

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA —Meta, perusahaan induk Instagram dan Facebook, semakin agresif mengadopsi kecerdasan buatan (AI) untuk moderasi konten di seluruh platformnya. Strategi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga menjadi bagian dari transformasi bisnis berbasis teknologi.

CEO Meta, Mark Zuckerberg, menyebut AI kini mampu menggantikan sejumlah fungsi manusia, terutama untuk tugas yang repetitif, sekaligus menghadirkan penegakan kebijakan yang lebih konsisten dibandingkan metode konvensional. “Selama beberapa tahun ke depan, kami akan menerapkan sistem AI yang lebih maju ini dan mengurangi ketergantungan pada vendor pihak ketiga untuk penegakan konten,” tulis Meta dalam pernyataan resmi, dikutip Selasa (31/3/2026).

Advertisement

Transformasi ini mendorong pertimbangan efisiensi tenaga kerja global. Meta disebut tengah meninjau pemangkasan hingga 20% dari total karyawan, atau sekitar 16.000 orang dari basis sekitar 79.000 tenaga kerja global, untuk menekan biaya sekaligus mendukung lonjakan investasi AI.

Rencana tersebut juga terkait dengan kebutuhan pendanaan infrastruktur AI yang sangat besar. Perusahaan dikabarkan menyiapkan investasi hingga US$600 miliar untuk pembangunan pusat data hingga 2028, sehingga efisiensi organisasi menjadi salah satu strategi utama.

Zuckerberg menambahkan, proyek yang sebelumnya membutuhkan tim besar kini dapat diselesaikan oleh individu dengan dukungan teknologi AI, mencerminkan perubahan struktur kerja di perusahaan. Meski demikian, manusia tetap memegang peran penting, terutama untuk pengambilan keputusan kompleks, sementara AI difokuskan pada pengawasan konten berskala besar seperti penipuan dan aktivitas ilegal.

Selain itu, Meta memperluas penggunaan AI melalui peluncuran asisten Meta AI untuk layanan pelanggan, memungkinkan pengguna menyelesaikan berbagai kendala akun secara otomatis melalui chatbot di dalam aplikasi.

Meski menjanjikan efisiensi, transformasi ini menghadirkan tantangan terkait keamanan data dan keandalan sistem. Dengan investasi besar dan strategi terintegrasi, Meta optimistis AI akan menjadi fondasi utama pertumbuhan bisnis di masa depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Satpol PP Bantul Tertibkan Baliho Raksasa di Jalur Protokol

Satpol PP Bantul Tertibkan Baliho Raksasa di Jalur Protokol

Bantul
| Rabu, 01 April 2026, 03:37 WIB

Advertisement

Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya

Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya

Wisata
| Selasa, 31 Maret 2026, 09:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement