Advertisement
Salat Jumat di Masjid Indonesia Tokyo Ditiadakan Gara-Gara Virus Corona
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Dampak penyebaran virus corona semakin meluas ke berbagai bidang. Penyelenggaraan salat Jumat di Masjid Indonesia Tokyo (MIT), Jepang terganggu akibat makin masifnya penyebaran virus Corona atau COVID-19 di negara tersebut.
Berdasarkan surat edaran Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo bernomor 098/ADMIN/II/2020 penyelenggaraan salat Jumat di masjid yang juga dikenal sebagai Masjid Meguro itu pada Jumat (28/2/2020) dibatalkan.
Advertisement
Pembatalan tersebut merupakan tindak lanjut dari imbauan Pemerintah Jepang terkait upaya pencegahan virus yang berasal dari Wuhan, China itu.
“Sesuai imbauan Pemerintah Jepang terkait upaya pencegahan penyebaran virus corona di Jepang dan memperhatikan konsultasi KBRI Tokyo dengan KMII (Keluarga Masyarakat Islam Indonesia)-Jepang," demikian bunyi surat edaran yang diunggah di akun Twitter resmi KBRI Tokyo @KBRITokyo pada Kamis (27/2/2020).
Dibatalkannya penyelenggaraan salat Jumat di masjid yang dibangun pada 2015 itu akan berlanjut sampai batas waktu yang belum ditentukan. Adapun, Pemerintah Jepang telah mengkonfirmasi 189 kasus virus corona di wilayahnya, empat orang diantaranya telah meninggal dunia.
Jumlah itu terpisah dengan total 705 kasus virus corona dengan empat korban meninggal dunia dari kapal pesiar Diamond Princess yang sempat dikarantina selama dua pekan di pelabuhan Yokohama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kuota Pupuk Subsidi Gunungkidul Capai 36.529 Ton, Naik dari Tahun Lalu
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Elon Musk Merger SpaceX dan xAI, Valuasi Capai Rp25.154 Triliun
- Gunungkidul Tunggu Izin Kemendagri untuk Pemilihan Lurah 2026
- Empat Pemuda Mabuk Curi Motor di Pleret, Satu Masih Buron
- Bank Jateng Dukung Program Konservasi dan Reboisasi di Banjarnegara
- Iran Ancam Ubah Wilayah Jadi Kuburan Massal bagi Tentara AS
- Kuota Penonton PSIM Jogja vs Persis Solo Naik Jadi 9.000 Orang
- Pemkab Gunungkidul Targetkan 5.000 Alat Timbang Ditera Ulang di 2026
Advertisement
Advertisement



