Jadwal Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 Hari Ini 23 September
Jadwal Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 hari ini mencakup 21 cabor, termasuk esports, atletik, bulu tangkis, wushu, dan angkat besi.
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bercerita tentang buku barunya di Gedung Tempo, Palmerah, Jakarta, Senin (17/2/2020). /Suara.com-Angga Budhiyanto
Harianjogja.com, JAKARTA - Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok mengklaim tidak memiliki ambisi menjadi presiden. Keputusan dirinya kembali terjun ke politik dan gabung ke PDI Perjuangan (PDIP) semata-mata untuk memperjuangkan kebenaran, keadilan, dan perikemanusiaan.
Hal itu disampaikan Ahok dalam acara peluncuran buku \'Panggil Saya BTP\', di Jakarta, Senin (17/2/2020). Mulanya, moderator dalam acara tersebut menanyakan kepada Ahok terkait ambisi dirinya maju sebagai calon presiden di Pilpres 2024. Saat ditanya itu, Ahok justru menejelaskan terkait perbedaan ambisi dan perjuangan politik.
"Orang bilang ambisi politik, saya mau terjemahkan kira-kira begini, apa beda saya dengan politisi secara umum. Kalau kamu ambisinya adalah politik, maka ketika kamu naik kamu akan mempertahankan kursi kamu selama-lamanya, itu kalau ambisi politik. Karena, ambisi," kata Ahok.
"Tapi kalau kamu adalah memperjuangkan kebenaran, keadilan dan perikemanusiaan, kamu tidak pernah mempertahankan kekuasaan. Kamu hanya akan terus memperjuangkan terwujudnya keadilan sosial itu tadi, gimana konstitusi dilakukan," Ahok menambahkan.
Mantan Gubernur Jakarta ini kemudian mengklaim jika dirinya tidak pernah mengincar sebuah jabatan termasuk presiden. Menurutnya banyak orang yang berkata bahwa kelakuannya tidak pernah berubah ketika menjadi pejabat atau tidak menjadi pejabat.
"Karena saya tidak pernah menginginkan sebuah jabatan. Saya hanya menginginkan ketika pelangggaran terjadi, saya memperjuangkan [kebenaran] itu," ungkapnya.
Namun, Ahok mengatakan jika perjuangannya itu ternyata berekses jadi presiden itu semata-mata bukan karena dirinya mengincar kursi nomor satu tersebut.
"Nah kalau mau memperjuangkan itu saya eksesnya jadi presiden itu ekses, bukan saya mengincar kursi presiden," katanya.
"Kalau orang bilang nggak mungkin kamu jadi presiden, pasti mungkin dong, tetap ajakan jadi presiden direktur," imbuh Ahok seraya disambut tawa.
Moderator pun mengaku tidak puas dengan jawaban Ahok terkait ambisi menjadi presiden lantaran dinilai multitafsir.
"Terima kasih penjelasan Pak Ahok yang multitafsir haha," ucap moderator.
"Ya karena masih lama kan 2024 hehe," timpal Ahok.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Jadwal Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 hari ini mencakup 21 cabor, termasuk esports, atletik, bulu tangkis, wushu, dan angkat besi.
Wamenaker Afriansyah Noor mengingatkan calon pekerja migran memilih jalur resmi dan menguasai bahasa asing sebelum bekerja ke luar negeri.
Bitcoin sempat menembus US$87.200. Simak faktor pendorong penguatan dan imbauan bagi investor menghadapi volatilitas pasar kripto.
Kebakaran rumah di Sragen diduga akibat korsleting listrik. Uang Rp50 juta dan dua sepeda gunung hangus, dua anggota keluarga jadi korban.
MBG di SMKN 2 Jogja dihentikan sementara setelah 413 warga sekolah diduga keracunan. Sampel makanan dan air masih diperiksa di laboratorium.
Kemenhaj mempertimbangkan maskapai alternatif untuk menekan biaya haji 2027. Biaya penerbangan mencapai 40% dari total BPIH.