Gelombang Panas Inggris Pecahkan Rekor Suhu Juni 3 Hari Beruntun
Gelombang panas Inggris memecahkan rekor suhu Juni selama tiga hari berturut-turut. Met Office memperpanjang peringatan cuaca hingga Minggu.
Bendera ISIS. /REUTERS-Ali Hashisho
Harianjogja.com, JAKARTA - Masyarakat mulai bergejolak dengan adanya rencana pemerintah memulangkan 600 eks ISIS yang mengaku asal Indonesia.
Peneliti pemetaan terorisme, Taufik Andrie menilai perlu ada pengawasan pemerintah kepada eks ISIS jika nantinya akan dipulangkan sehingga mereka bisa kembali melebur di masyarakat.
Taufik menyetujui apabila pria-pria eks ISIS langsung diproses ke jalur hukum jika benar dipulangkan. Sedangkan bagi kaum perempuan dan anak-anak, pemerintah perlu memberikan perhatian lebih terutama untuk masa depan mereka.
Ia mencontohkan kepada anak-anak yang dibawa orang tuanya ke Suriah dalam waktu yang lama. Otomatis hak untuk mendapatkan pendidikannya juga ikut hilang.
"Kalau untuk anak-anak kecil baik yang anak-anak, remaja maupun beranjak dewasa, sangat penting untuk disekolahkan ulang," kata Taufik saat dihubungi Suara.com, Jumat (7/2/2020).
Sedangkan untuk kaum perempuan bisa dibina dengan melakukan training-training ataupun diberdayakan secara psikologi dan ekonomi.
Dengan begitu, menurutnya, tugas pemerintah untuk merehabilitasi para eks ISIS asal Indonesia itu bukan hanya sampai mereka lulus dibina saja. Namun, ketika mereka sudah kembali ke kehidupan sehari-hari dan berbaur dengan masyarakat.
"Tetap harus komprehensif ya karena ini mereka orang-orang yang pernah ikut ke medan perang kan ada [merasakan] penderitaan, ada amarah, ada dendam yang perlu diolah secara baik dalam jangka panjang," ujarnya.
Berbicara soal konsep rehabilitasi, Taufik juga memberi masukan kepada pemerintah untuk mengemasnya tidak seperti \'penjara.\' Tetapi, lebih condong kepada pemberdayaan dari segala konsep.
Sehingga ketika mereka sudah selesai rehabilitasi, noda-noda radikal di dalan tubuh mereka pun hilang tanpa meninggalkan bekas dendam ataupun amarah.
"Mau enggak mau ya, itu bentuk kebesaran hati pemerintah dan program-program yang sifatnya jangka panjang ini biar mereka tidak jadi ancaman yang serius nanti di tengah masyarakat," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Gelombang panas Inggris memecahkan rekor suhu Juni selama tiga hari berturut-turut. Met Office memperpanjang peringatan cuaca hingga Minggu.
Cara membuat layang-layang tradisional dari bambu dan kertas lengkap dengan bahan, langkah pembuatan, serta tips agar mudah terbang dan stabil.
Brajamusti Kulonprogo melakukan rebranding di usia delapan tahun dengan mengusung semangat suporter PSIM Jogja yang damai, dewasa, dan kondusif.
Polisi mengamankan tiga pria yang menggelar pesta ciu oplosan di Kampung Baru, Solo. Barang bukti disita dan pelaku diproses melalui sidang tipiring.
Kebakaran kandang bebek di Boyolali diduga akibat korsleting listrik. Sebanyak 2.500 ekor bebek mati dan kerugian ditaksir Rp100 juta.
Bocah berusia 4 tahun berhasil dievakuasi setelah terjebak selama empat jam di lubang proyek pembangunan lapangan multifungsi di Manggarai.