Joe Taslim Jadi Jurnalis Investigasi di Film The Furious
Joe Taslim membagikan proses risetnya memerankan jurnalis investigasi di film The Furious yang mengangkat kasus perdagangan manusia.
Pekerja dari Departemen Pengendalian dan Pencegahan Penyakit mendisinfeksi area perumahan setelah wabah virus Corona, di Ruichang, Provinsi Jiangxi, China, pada Sabtu (25/1/2020). - Reuters
Harianjogja.com, BEIJING-- Wabah virus corona di China masih dalam pengendalian otoritas setempat. Mereka mengungkapkan bahwa sekitar 80 persen korban tewas akibat virus corona merupakan warga yang berusia di atas 60 tahun. China juga menyebut tingkat kematian akibat virus corona di keseluruhan wilayahnya ada di angka 2,1 persen.
Seperti dilansir media nasional China Global Television Network (CGTN) dan CNN, Selasa (4/2/2020), Komisi Kesehatan Nasional China dalam pernyataan terbaru menyebut tingkat kematian akibat virus corona untuk wilayah Provinsi Hubei -- pusat wabah virus corona -- jauh lebih tinggi yakni sebesar 3,1 persen.
Tingkat kematian untuk kota Wuhan, yang menjadi asal virus corona, mencapai angka 4,9 persen.
Hingga Selasa (4/2/2020) waktu setempat, total 427 orang dilaporkan tewas akibat wabah virus corona, dengan sebagian besar kematian terjadi di wilayah China daratan. Dua orang di antaranya meninggal akibat virus corona di Filipina dan Hong Kong.
Wakil Direktur Administrasi Kesehatan Negara pada Komisi Kesehatan Nasional China, Jiao Yahui, menyebut 97 persen korban tewas virus corona ada di Provinsi Hubei.
Dari 425 korban tewas di wilayah China daratan, sebut Jiao, sekitar 80 persen berusia di atas 60 tahun.
Kemudian sekitar 75 persen di antaranya, menurut Jiao, telah menderita penyakit lainnya sebelum terinfeksi virus corona. Penyakit-penyakit lainnya itu seperti penyakit kardiovaskular -- yang berhubungan dengan jantung dan pembuluh darah, kemudian penyakit cerebrovascular -- penyakit pembuluh darah di otak, dan diabetes.
Disebutkan juga oleh Jiao bahwa dua pertiga dari seluruh korban tewas di China dikonfirmasi berjenis kelamin laki-laki.
Tingginya tingkat kematian di Provinsi Hubei, menurut Jiao, disebabkan oleh banyaknya kasus virus corona yang parah dan kurangnya tempat tidur di rumah sakit untuk merawat para pasien. Mayoritas kasus virus corona yang parah terjadi pada pasien berusia lanjut atau lansia.
Ditambahkan oleh Jiao bahwa secara nasional, waktu rata-rata yang dibutuhkan seorang pasien virus corona untuk bisa sembuh sepenuhnya adalah sembilan hari. Untuk kasus di Provinsi Hubei, waktu rata-rata untuk sembuh jauh lebih lama, yakni 20 hari, karena banyaknya kasus virus corona yang lebih parah.
Sejauh ini, jumlah total kasus virus corona di wilayah China daratan terkonfirmasi mencapai 20.438 kasus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Detik.com
Joe Taslim membagikan proses risetnya memerankan jurnalis investigasi di film The Furious yang mengangkat kasus perdagangan manusia.
Kebakaran Al Hidayah Tower Makkah memicu evakuasi jemaah haji Indonesia. PPIH memastikan seluruh jemaah selamat tanpa korban.
Pembangunan Tol Jogja-Solo ruas Trihanggo–Junction Sleman memasuki tahap struktur atas setelah seluruh pekerjaan fondasi atau borepile rampung.
Audi Indonesia meluncurkan The New Audi Q5 Sportback dengan mesin 204 PS, fitur canggih, dan harga mulai Rp1,9 miliar.
Asap muncul di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta akibat kendaraan ground handling bermasalah. Operasional penerbangan tetap normal.
Veda Ega Pratama start dari posisi kesembilan Moto3 Hungaria 2026 usai tampil kompetitif dalam sesi kualifikasi di Balaton Park.