Prabowo Segera Teken Keppres Jampidsus Definitif
Presiden Prabowo segera menetapkan Jampidsus definitif setelah usulan nama calon pejabat memasuki tahap akhir pembahasan di TPA.
Sejumlah pesawat milik maskapai Garuda Indonesia terparkir di areal Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, beberapa waktu lalu. Antara/Lucky R./Rei/kye/pri
Harianjogja.com, TANGERANG—Kemunculan kepulan asap di Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, sempat memicu penanganan darurat pada Sabtu siang. Meski demikian, PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memastikan operasional penerbangan dan pelayanan penumpang tetap berjalan normal tanpa gangguan.
Petugas bandara disebut berhasil mengendalikan sumber gangguan dalam waktu singkat sehingga area terdampak segera kembali beroperasi seperti biasa. Kondisi terminal pun dinyatakan aman dan seluruh aktivitas pelayanan berlangsung tertib.
Asst. Deputy Communication & Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta Yudistiawan mengatakan kepulan asap yang muncul di area Terminal 2 berhasil ditangani dengan cepat oleh petugas bandara.
"Kepulan asap berhasil diatasi dalam waktu singkat dan seluruh area terdampak telah kembali normal," kata Yudistiawan di Tangerang, Sabtu.
Ia menjelaskan respons cepat petugas membuat kondisi di area yang terdampak, khususnya di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, dapat segera terkendali. Setelah penanganan dilakukan, aktivitas terminal kembali berjalan normal.
Selain itu, pihak bandara memastikan operasional penerbangan maupun pelayanan kepada penumpang tetap berlangsung dengan aman, tertib, dan terkendali.
"Kami juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pengguna jasa. Keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa merupakan prioritas utama kami," ujarnya.
Yudistiawan mengungkapkan peringatan kedaruratan di Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta terjadi pada Sabtu siang setelah muncul kepulan asap di area terminal penerbangan tersebut.
Berdasarkan hasil penelusuran awal, asap diketahui berasal dari salah satu kendaraan operasional milik ground handling yang mengalami gangguan teknis ketika berada di area makeup baggage Terminal 2D.
Dalam situasi tersebut, petugas operasional bandara bersama unit terkait langsung melakukan penanganan sesuai prosedur yang berlaku. Unit Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF), unit Teknik, serta petugas operasional segera bergerak ke lokasi untuk mengamankan area, melakukan penanganan awal, dan mengevakuasi kendaraan yang mengalami gangguan teknis ke area terbuka.
Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat proses penanganan sekaligus memperlancar pembuangan asap dari area terdampak sehingga aktivitas di terminal dapat segera dipulihkan.
"Kami bergerak cepat melakukan koordinasi dan penanganan di lapangan sehingga kondisi dapat segera terkendali. Dalam waktu sekitar 5 hingga 10 menit sejak laporan diterima, sumber gangguan berhasil ditangani dan area terdampak dapat segera dinormalisasi," terangnya.
Saat ini, Bandara Internasional Soekarno-Hatta masih terus berkoordinasi dengan pihak ground handling guna melakukan evaluasi lebih lanjut terhadap kendaraan operasional yang mengalami gangguan teknis tersebut.
"Kami berkomitmen memastikan seluruh aspek operasional berjalan sesuai standar keselamatan dan keamanan guna memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pengguna jasa," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Presiden Prabowo segera menetapkan Jampidsus definitif setelah usulan nama calon pejabat memasuki tahap akhir pembahasan di TPA.
Pakar hukum pidana Universitas Trisakti menilai terdapat dugaan penggunaan skema safe house dalam kasus dugaan korupsi dan TPPU yang menyeret Febrie Adriansyah.
Merawat rekam jejak perjalanan sejarah dari masa kolonial hingga era modern, Ambarrukmo Group resmi meluncurkan buku edisi kedua
Pemkot Jogja membentuk patroli sungai, memasang CCTV dan lampu untuk menindak pembuangan sampah liar di Sungai Code dan Gajah Wong.
Pembahasan mengenai pola asuh merupakan kelanjutan dari isu stunting yang selama ini banyak mendapat perhatian.
UNU Jogja membuka Beasiswa Talenta Lestari 2026 bagi 100 mahasiswa dengan kuliah penuh empat tahun. Simak syarat, jalur, dan jadwal pendaftarannya.