1.172 Cagar Budaya Direkomendasikan Jadi Warisan Nasional
Cagar budaya nasional 2026 ditarget 1.750 objek. Hingga Agustus, 1.172 objek telah direkomendasikan untuk ditetapkan.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan dirinya tetap menjalankan tugas sebagai bendahara negara dan tidak memiliki rencana untuk mundur dari jabatannya. Ia menyebut seluruh langkah yang diambilnya selama ini merupakan bagian dari arahan Presiden.
Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya saat konferensi pers APBN KiTa Edisi Juni 2026 di Jakarta, Jumat (5/6/2026), di tengah beredarnya isu yang menyebut dirinya akan mengundurkan diri dari posisi Menteri Keuangan.
“Kami ikut perintah Bapak Presiden. Jadi, komitmennya kuat, maju terus. Mundur juga maju kita,” ujar Purbaya sambil berkelakar.
Ia juga mempertanyakan asal mula isu pengunduran dirinya yang sempat ramai diperbincangkan publik. Menurutnya, rumor tersebut tidak berdasar dan berpotensi memengaruhi sentimen pasar keuangan.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa dirinya tetap fokus menjalankan tugas pengelolaan fiskal negara sesuai mandat pemerintah, termasuk menjaga stabilitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.
Isu muncul di tengah agenda DPR
Rumor pengunduran diri Purbaya mencuat setelah dirinya menghadiri Rapat Paripurna DPR RI terkait revisi Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) di Jakarta, Kamis (4/6/2026).
Dalam agenda tersebut, ia juga mengikuti pembahasan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) bersama para anggota dewan.
Usai rapat, Purbaya sempat menyampaikan perkembangan realisasi APBN hingga akhir Mei 2026.
Kinerja APBN masih terjaga
Berdasarkan data Kementerian Keuangan, defisit APBN per Mei 2026 tercatat sebesar Rp180,4 triliun atau 0,70 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Angka ini dinilai masih dalam batas aman.
Pendapatan negara mencapai Rp1.185 triliun atau 37,6 persen dari target APBN sebesar Rp3.153,6 triliun, dengan pertumbuhan 19,1 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).
Sementara itu, belanja negara terealisasi Rp1.365,4 triliun atau 35,5 persen dari target APBN Rp3.842,7 triliun, dengan pertumbuhan cukup tinggi mencapai 34,4 persen (yoy).
Fiskal dinilai masih sehat
Dengan capaian tersebut, keseimbangan primer APBN tercatat surplus Rp58,6 triliun. Kondisi ini menunjukkan posisi fiskal Indonesia masih cukup kuat untuk menjaga keseimbangan antara pendapatan, belanja, dan pengelolaan utang.
Pemerintah menilai kinerja APBN hingga pertengahan 2026 masih berada pada jalur yang stabil, meski tetap mewaspadai dinamika ekonomi global yang dapat memengaruhi penerimaan dan belanja negara ke depan.
Purbaya menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah menjaga kesinambungan fiskal dan memastikan seluruh program prioritas pemerintah tetap berjalan sesuai rencana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Cagar budaya nasional 2026 ditarget 1.750 objek. Hingga Agustus, 1.172 objek telah direkomendasikan untuk ditetapkan.
Promo DAMRI YIA-Jogja Rp50.000 diperpanjang hingga September 2026. Simak titik layanan dan jadwal keberangkatan lengkapnya.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 5 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 5 September 2026 tersedia 5 perjalanan PP. Cek jam keberangkatan dan informasi lengkapnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 5 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal lengkap hingga tiba di Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 5 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun, tarif Rp8.000, dan cara pembayarannya.