IHSG Anjlok 1,72 Persen, Tertekan Bursa Global dan Saham Teknologi
IHSG melemah 1,72% ke 5.896,13 dipicu tekanan bursa global dan saham teknologi, investor tunggu data ekonomi domestik.
Foto ilustrasi campak. - Freepik
Harianjogja.com, SUBANG—Kasus campak di Kabupaten Subang masih terus ditemukan hingga awal 2026, memicu peningkatan kewaspadaan di tengah upaya pencegahan yang diperkuat. Dinas Kesehatan setempat kini mengintensifkan imunisasi untuk menekan penyebaran penyakit menular tersebut.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Subang, Indriati Oetama, mengungkapkan sejak pertengahan 2025 hingga Maret 2026 tercatat 146 kasus suspek campak. Dari jumlah itu, 55 kasus telah diperiksa di laboratorium dan 33 dinyatakan positif.
“Campak ini bukan penyakit yang sudah hilang. Setiap tahun selalu ada kasus, dan ini perlu menjadi kewaspadaan bersama,” ujarnya, Minggu.
Ia menjelaskan, campak merupakan penyakit akut menular yang disebabkan virus dari genus Morbillivirus dalam keluarga Paramyxoviridae. Penularannya terjadi dari orang ke orang melalui droplet maupun airborne, sehingga rentan menyebar terutama pada anak-anak.
Menurut Indriati, kondisi dapat dikategorikan sebagai kejadian luar biasa jika dalam satu wilayah ditemukan lebih dari lima kasus suspek. Hal ini menjadi perhatian serius bagi petugas kesehatan untuk segera melakukan penanganan.
Berdasarkan catatan Kementerian Kesehatan, campak termasuk penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi. Karena itu, Dinkes Subang kini menggencarkan program kejar imunisasi, khususnya untuk anak usia 9 hingga 59 bulan.
Masyarakat diimbau memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia, seperti posyandu, puskesmas, hingga kegiatan pelayanan di PAUD, guna memastikan anak mendapatkan imunisasi lengkap.
Langkah ini diharapkan mampu menekan penyebaran kasus sekaligus mencegah munculnya lonjakan baru di wilayah Subang dalam waktu dekat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
IHSG melemah 1,72% ke 5.896,13 dipicu tekanan bursa global dan saham teknologi, investor tunggu data ekonomi domestik.
Jadwal SIM keliling Bantul Juni 2026 lengkap. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan tips agar tidak kehabisan kuota.
DPAD DIY menggelar bedah buku bertajuk Passion to Mission di Joglo Taman Sari, Patehan Kulon, Kemantren Kraton, Kota Jogja, Jumat (26/6).
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi resmi membuka gelaran Jateng Fair 2026 di kawasan PRPP Semarang, Jumat 26 Juni 2026.
Jadwal layanan SIM Sleman Juni 2026 lengkap, dari Satpas, SIM keliling hingga Simeru. Cek lokasi, syarat, dan biaya terbaru.
Jadwal KA Bandara YIA 27 Juni 2026 lengkap reguler dan Xpress, solusi cepat, nyaman, dan bebas macet menuju bandara Jogja.