Bantul Sosialisasikan Padat Karya BKK DIY di 124 Lokasi
Disnakertrans Bantul mulai sosialisasi padat karya BKK DIY di 124 lokasi. Setiap kelompok mendapat anggaran Rp100 juta untuk perluasan kerja.
Foto ilustrasi campak. - Freepik
Harianjogja.com, SUBANG—Kasus campak di Kabupaten Subang masih terus ditemukan hingga awal 2026, memicu peningkatan kewaspadaan di tengah upaya pencegahan yang diperkuat. Dinas Kesehatan setempat kini mengintensifkan imunisasi untuk menekan penyebaran penyakit menular tersebut.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Subang, Indriati Oetama, mengungkapkan sejak pertengahan 2025 hingga Maret 2026 tercatat 146 kasus suspek campak. Dari jumlah itu, 55 kasus telah diperiksa di laboratorium dan 33 dinyatakan positif.
“Campak ini bukan penyakit yang sudah hilang. Setiap tahun selalu ada kasus, dan ini perlu menjadi kewaspadaan bersama,” ujarnya, Minggu.
Ia menjelaskan, campak merupakan penyakit akut menular yang disebabkan virus dari genus Morbillivirus dalam keluarga Paramyxoviridae. Penularannya terjadi dari orang ke orang melalui droplet maupun airborne, sehingga rentan menyebar terutama pada anak-anak.
Menurut Indriati, kondisi dapat dikategorikan sebagai kejadian luar biasa jika dalam satu wilayah ditemukan lebih dari lima kasus suspek. Hal ini menjadi perhatian serius bagi petugas kesehatan untuk segera melakukan penanganan.
Berdasarkan catatan Kementerian Kesehatan, campak termasuk penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi. Karena itu, Dinkes Subang kini menggencarkan program kejar imunisasi, khususnya untuk anak usia 9 hingga 59 bulan.
Masyarakat diimbau memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia, seperti posyandu, puskesmas, hingga kegiatan pelayanan di PAUD, guna memastikan anak mendapatkan imunisasi lengkap.
Langkah ini diharapkan mampu menekan penyebaran kasus sekaligus mencegah munculnya lonjakan baru di wilayah Subang dalam waktu dekat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Disnakertrans Bantul mulai sosialisasi padat karya BKK DIY di 124 lokasi. Setiap kelompok mendapat anggaran Rp100 juta untuk perluasan kerja.
Harry Kane kembali meraih Sepatu Emas Eropa setelah mencetak 36 gol di Bundesliga musim 2025/2026 bersama Bayern Munich.
Forbes rilis 20 jurusan kuliah dengan peluang kerja terluas 2026. Dari administrasi bisnis hingga kesehatan masyarakat, cek daftar lengkap dan prospek karinya d
Jepang, Australia, Korea Selatan hingga Schengen menjadi negara dengan proses visa yang relatif mudah bagi pemegang paspor Indonesia.
Bursa transfer musim panas Eropa 2026 memasuki fase akhir. Simak jadwal penutupan Premier League, La Liga, Serie A, Bundesliga, dan Ligue 1.
Survei Pew Research Center menyebut 92 persen warga Indonesia belum pernah ke luar negeri. Faktor ekonomi hingga akses visa jadi penyebab.