Advertisement
Aneh, Rata-Rata Korban Kerajaan Agung Sejagat Adalah Orang Lanjut Usia
Warga Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, digegerkan oleh kemunculkan orang yang mengaku sebagai pemimpin Kerajaan Agung Sejagat alias KAS. - Ist/Facebook
Advertisement
Harianjogja.com, SEMARANG-- Sudah puluhan orang diperiksa terkait kasus penipuan berkedok Keraton Agung Sejagat. Ternyata, rata-rata korban 'Raja' Toto Santoso (42) berusia lanjut.
"Korban di atas 45 tahun, ya, sudah usia tua lah. Kan lihat tidak ada anak muda," kata Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Iskandar F Sutisna, di Mapolda Jawa Tengah, Semarang, Kamis (23/1/2020).
Advertisement
Iskandar tidak menjelaskan detail soal dugaan korban 'Raja' Toto berusia tua. Namun, hingga kini sudah ada 23 saksi yang diperiksa soal kasus penipuan berkedok Keraton Agung Sejagat itu.
"Jumlah diperiksa ada 23, kemudian tersangka dua orang. Korban yang diperiksa sudah nambah, sekarang sekitar 11 orang," tutur Iskandar.
BACA JUGA
Tak cuma itu, di antara saksi yang diperiksa ada juga dua wartawan yang ikut dimintai keterangan. Lantas apa kaitannya?
"Dari awak media (diperiksa) untuk yang Pasal 14 Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 1946. Jadi media diundang dan mereka (tersangka) berikan statement, jadi sengaja menyiarkan berita bohong," jelas Iskandar.
Pasal penipuan yang dijeratkan kepada Toto dan Fanni yaitu terkait adanya setoran dari anggota yang akan bergabung Keraton Agung Sejagat dengan janji jabatan dan gaji dolar.Untuk diketahui, Toto dan Fanni dijerat Pasal 14 UU RI No 1 Tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana 'barang siapa menyiarkan berita atau pemberitaan bohong dengan sengaja menerbitkan keonaran di kalangan rakyat' dan/atau Pasal 378 KUHP tentang Penipuan.
BACA JUGA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Detik.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
Advertisement
Berita Populer
- Gempa M 4,5 Guncang Kuta Selatan, Bermekanisme Strike Slip
- Hujan Deras Ganggu Pencarian Dua Pemancing di Wediombo Gunungkidul
- Kerugian Bencana di Solok Capai Rp1,9 Triliun
- Hujan Kartu Merah, PSIM Gasak Madura 3-0, Fahreza Cetak Brace
- Kasus ISPA di Jogja Melejit pada 2025, Awal 2026 Landai
- Delapan Orang Ditangkap dalam OTT Pajak Pertambangan
- Megawati: Banjir Sumatera Bukan Semata Peristiwa Alam
Advertisement
Advertisement




