Wisawatan Inggris Jatuh dari Tebing Setinggi 170 Meter di Bali

Proses pencarian oleh Basarnas Bali terhadap WNA asal Inggris yang diduga terjatuh dari tebing di Pecatu, Kuta Selatan, Senin (20/1/2020). - Istimewa.
21 Januari 2020 15:07 WIB Busrah Ardans News Share :

Harianjogja.com, DENPASAR - Seorang wisatawan asing bernama Ryan, 29, asal Southampton Inggris diduga jatuh dari tebing di Pecatu Kuta Selatan, setinggi 170 meter.

Hingga Selasa (21/1/2020), pihak Basarnas Bali masih melakukan pencarian terhadap Ryan. "Masih dalam pencarian. Kondisi nihil, belum ditemukan," kata Ayu Humas Basarnas Bali, Selasa (21/1/2020).

Ryan dicurigai terjatuh dari tebing sejak Minggu (19/1/2020) dan dilaporkan pada Senin (20/1/2020) kemarin.

Kepala Kantor Basarnas Bali, Hari Adi Purnomo mengatakan tim SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar melakukan pencarian di sekitar ditemukannya barang milik korban.

Timnya lanjut dia melakukan pencarian dengan teknik pertolongan di ketinggian (High Angle Rescue Technique) sejak pagi kemarin.

"Kronologis singkatnya, ditemukan motor yang terparkir di Jalan Pura Selonding sejak hari Minggu sore sekitar Pukul 17.00 Wita, hal tersebut dilaporkan oleh warga ke Polsek Kuta Selatan," ungkapnya.

Setelah pengusutan di lokasi, ternyata mereka menemukan handuk, botol minuman dan tas milik korban.

Dia menjelaskan, kondisi di bawah tebing banyak terdapat semak-semak dengan ketinggiannya mencapai 170 meter.

"Sebanyak 13 personel Basarnas Bali dan unsur SAR lainnya terlibat dalam operasi SAR ini karena teknik HART membutuhkan kerjasama tim dan banyak orang," tutur Hari Adi.

Hingga saat ini tim SAR gabungan telah menurunkan personil menuruni tebing untuk lakukan penyisiran.

Sumber : Bisnis.com