IHSG Menguat Usai Data PDB, Saham DCII hingga AMMN Melonjak
IHSG ditutup naik 0,50% ke level 6.351 usai rilis PDB kuartal II 2026. DCII, BREN, dan AMMN memimpin penguatan saham big caps.
Susi Pudjiastuti/Antara-Sigid Kurniawan
Harianjogja.com, JAKARTA--Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyebut ada orang-orang "besar" di balik penyelundupan bibit lobster ke luar negeri.
Kisruh soal wacana ekspor benih lobster (benur), membuat eks Menteri Kelautan dan Perikanan menyampaikan permohonan maaf. Susi mengaku tidak bisa bekerja secara maksimal di akhir jabatannya sebagai Menteri KKP.
Pernyataan tersebut disampaikan Susi melalui cuitan yang dibagikan di jejaring Twitter pribadinya, @susipudjiastuti.
Susi merasa gagal, karena di dua tahuan akhir masa jabatannya, ia tidak bisa menghentikan tindak kejahatan penyelundupan benur yang dilakukan oleh oknum tak bertanggung jawab.
Ia pun mengaku telah mengupayakan segala cara, namun kebijakannya tak sepenuhnya terlaksana.
"Mohon maaf dalam 2 tahun terakhir saya gagal untuk menutup total penyelundupan bibit-bibit lobster kita. Perintah saya tidak seratus % terlaksana," cuit Susi seperti dikutip, Kamis (26/12/2019).
Dalam cuitan sebelumnya, Susi menyebut budidaya lobster Vietnam berpotensi hancur jika tidak mendapat kan ekspor lobster dari Indonesia.
"Tanpa bibit lobster dari kita Vietnam punya ekspor lobster & Industri pembesaran lobsternya akan hancur & rontok," tulis Susi.
Ia juga membeberkan alasan dirinya gagal menghentikan penyelundupan lobster. Menurut Susi, kegagalannya tersebut dikarenakan minimnya dana dan adanya pihak-pihak yang memang sengaja melindungi penyelundupan benur tersebut.
"Namun 2 tahun terakhir terutama 1 tahun terakhir, saya tidak mampu menggagalkan penyelundupannya dengan significant. Terlalu besar uangnya hingga backing oknum-oknum besar & kuat ikut," imbuhnya.
Untuk diketahui, Susi juga sempat mengungkap ongkos yang diterima para penyelundup benur. Susi menyebutkan para pelaku mendapat ongkos hingga puluhan juta untuk setiap koper.
"WA masuk: Selamat malamBu, semoga sehat sukses selalu. Update ongkos pemilik bagasi atau koperman penyelundupan Baby Lobster . Rate: Jambi @ 85 juta rupiah per koper, Jakarta @ 115 juta rupiah per koper, Surabaya @ 100 juta rupiah per koper. Per koper / 30 ribu ekor baby lobster," cuit Susi Pudjiastuti. Minggu (15/12/2019).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
IHSG ditutup naik 0,50% ke level 6.351 usai rilis PDB kuartal II 2026. DCII, BREN, dan AMMN memimpin penguatan saham big caps.
Sebanyak 212 orang berhasil dievakuasi dari kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok. SAR melanjutkan pencarian pada Kamis.
Heatstroke dapat mengancam nyawa saat cuaca panas. Kenali gejala, pertolongan pertama, dan kelompok yang lebih rentan mengalaminya.
Djumari, 76, meninggal saat tadarus Al-Qur'an di Masjid Nurul Huda Semarang. Detik-detik kepergiannya terekam CCTV dan viral.
Polisi menangkap dua orang terkait dugaan penistaan agama di The Sounds Project Ancol. Enam saksi telah diperiksa.
Destry Damayanti diusulkan menjadi Gubernur BI oleh Prabowo. Simak profil, pendidikan, perjalanan karier, dan rekam jejaknya di Bank Indonesia.