Advertisement
Ketua DKKP Harjono Akui Ada Undangan ke Istana. Jadi Dewas KPK?
Ketua DKPP Harjono (kiri) saat menjabat Ketua Tim Pansel Calon Hakim Konstitusi bersama anggota Edward Omar Sharif Hiariej memberikan keterangan pers tentang seleksi calon hakim konstitusi di Kemensekneg, Jakarta, Selasa (12/11/2019). - Antara/Suara.com
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Jumat (20/12/2019) ini, Presiden Joko Widodo atau Jokowi akan melantik lima anggota Dewan Pengawas KPK bersamaan dengan pelantikan pimpinan KPK jilid V di Istana Negara, Jakarta Pusat.
Adapun salah satu Dewas KPK yang akan dilantik Jokowi yakni Ketua Dewan Kehormatan Pelaksanaan Pemilu (DKKP), Harjono.
Advertisement
Harjono pun ketika dihubungi tak menampik Bahwa dirinya telah menerima undangan untuk hadir ke Istana dalam rangka pelantikan Dewas KPK. "Ya, ada [undangan ke Istana]. Nanti pukul 13.00 WIB," kata Harjono dihubungi, Jumat (20/12/2019).
Mantan Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi tersebut dijadwalkan akan dilantik pada pukul 14.30 WIB, di Istana Negara.
BACA JUGA
Merujuk pada Pasal 69 A ayat (1) UU No.19/2019 tentang KPK, posisi Dewan Pengawas KPK pada periode awal akan ditunjuk langsung oleh Presiden Jokowi.
Sebelumnya, keberadaan Dewan Pengawas KPK ini menuai banyak kritik. Sejumlah pihak menilai keberadaan Dewan Pengawas KPK rawan akan intervensi politik. Hal ini dikhawatirkan menjadikan KPK tak lagi independen karena keberadaan dewan pengawas ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
BBM Nonsubsidi Naik, Bus Sekolah Gunungkidul Terancam Berhenti Operasi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Motor Masuk Kolong Truk di Manahan Dua Perempuan Jadi Korban
- Desakan Menguat Seusai Remaja Bantul Tewas Dikeroyok Geng Remaja
- Wilayah di Jogja dan Sedayu Kena Pemadaman Listrik, Hari Ini
- RUU Pro Perempuan Jadi Bukti Peran Strategis Legislator Perempuan DPR
- Terbukti Korupsi, Carik Bohol Terancam Dipecat Seusai Vonis Inkrah
- Korupsi Bea Cukai: Kotak Simpanan Terbongkar, Uang dan Emas Disita KPK
- Produksi Gabah Sleman Naik 21 Persen pada Awal 2026
Advertisement
Advertisement








