Prabowo: Indonesia Berpeluang Jadi Ekonomi Keempat Dunia 25 Tahun Lagi
Prabowo menyebut Indonesia berpeluang menjadi ekonomi keempat dunia dalam 25 tahun dan meminta lulusan IPDN 2026 menyiapkan diri menjadi pemimpin bangsa.
Presiden Prabowo Subianto. - ANTARA/YouTube Sekretariat Presiden
Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Prabowo Subianto mengisi agenda kerja pada Rabu (17/6/2026) dengan menerima laporan pelaksanaan ibadah haji 2026 sekaligus membahas sejumlah isu strategis nasional, mulai dari pengembangan sumber daya manusia (SDM), teknologi, hingga pengelolaan mineral kritis yang menjadi sektor penting bagi masa depan industri Indonesia.
Pertemuan tersebut berlangsung di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan agenda pertama Presiden adalah menerima paparan dari Komisi VIII DPR, Tim Pengawas Haji, dan Kementerian Haji mengenai pelaksanaan ibadah haji tahun 2026.
"Yang pertama adalah beliau memenuhi permohonan dari Komisi VIII dan sekaligus dari Tim Pengawas Haji serta dari Kementerian Haji untuk melaporkan pelaksanaan haji kita tahun 2026 ini," kata Prasetyo.
Selain membahas evaluasi penyelenggaraan haji, Presiden juga memanggil sejumlah menteri untuk memperoleh perkembangan terkini berbagai program prioritas pemerintah yang sedang berjalan. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari agenda rutin Presiden dalam memantau pelaksanaan program strategis nasional.
Prasetyo mengungkapkan salah satu fokus pembahasan adalah penguatan kapasitas SDM Indonesia. Untuk itu, Presiden meminta laporan langsung dari Menteri Pendidikan Tinggi dan Sains Teknologi terkait progres program pendidikan dan pelatihan yang telah disiapkan pemerintah.
"Ada beberapa. Yang pertama beliau ingin mendapatkan update juga dengan memanggil Menteri Pendidikan Tinggi dan Sainteks. Ini berkenaan dengan masalah persiapan pengawakan sumber daya manusia kita yang beberapa sudah berjalan proses-proses pendidikan maupun latihan," ujarnya.
Menurut Prasetyo, Presiden ingin memastikan berbagai program peningkatan kualitas SDM berjalan sesuai target agar mampu memenuhi kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor strategis yang tengah dikembangkan pemerintah.
Selain isu SDM, Presiden juga meminta laporan mengenai perkembangan kerja sama yang berkaitan dengan penguasaan teknologi dan pengembangan mineral kritis atau logam tanah jarang. Komoditas tersebut dinilai memiliki nilai strategis tinggi karena menjadi bahan baku penting dalam berbagai industri berbasis teknologi modern.
"Juga update mengenai beberapa kerja sama yang berkaitan dengan teknologi dan mineral kritis atau logam tanah jarang," kata Prasetyo.
Pemerintah saat ini terus mendorong penguatan kualitas SDM sebagai fondasi pembangunan nasional sekaligus mempercepat hilirisasi sumber daya alam. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi meningkatkan daya saing Indonesia di tengah persaingan global, terutama dalam sektor teknologi dan industri berbasis mineral kritis yang diproyeksikan memiliki peran penting pada masa mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prabowo menyebut Indonesia berpeluang menjadi ekonomi keempat dunia dalam 25 tahun dan meminta lulusan IPDN 2026 menyiapkan diri menjadi pemimpin bangsa.
William Zepeda mengalahkan Lamont Roach Jr lewat kemenangan angka mutlak untuk merebut gelar juara dunia kelas ringan WBC di Las Vegas.
Bupati Sleman mendorong kepatuhan pajak di tengah pertumbuhan ekonomi 6,53 persen dan menilai peran konsultan pajak semakin penting.
Timnas Indonesia menggelar latihan jelang menghadapi Vietnam di Piala AFF 2026. Marselino Ferdinan masih absen karena cedera.
Bank Mandiri memprediksi inflasi Juli 2026 sebesar 0,03 persen secara bulanan. Penurunan harga pangan diperkirakan menahan kenaikan inflasi.
Suzuki XL7 terbaru hadir dengan fitur keselamatan modern, teknologi SHVS 1.500 cc, serta harga mulai Rp274,3 juta di Jakarta.