Ahmad Luthfi Dorong Kursi Roda Anak di Borobudur Playon 2026
Ahmad Luthfi ikut Rupiah Borobudur Playon 2026 sambil mendorong kursi roda putranya. Event ini diikuti 4.000 pelari di Borobudur.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam peringatan hari antikorupsi sedunia (Hakordia) 2019 Minggu (8/12/2019) di depan kantor Gubernur Jateng, Semarang./Ist- Dok
Harianjogja.com, SEMARANG - Gagasan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo membentuk agen antikorupsi pada tahun depan disambut antusias kalangan pelajar. Mereka tak sabar menjalani pelatihan dan mempraktikkan ilmu pemberantasan korupsi dalam keseharian.
Satu di antaranya Intan Latifah Nuratmojo. Siswi SMA Negeri 1 Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara ini sangat tertarik mendaftar sebagai agen antikorupsi. Meski proses pembentukan agen masih tahun depan, namun Intan sudah menemukan beberapa program antikorupsi di sekolahnya.
"Saya ingin menggagas kantin kejujuran. Ingin mengajak teman-teman berlatih jujur, tidak mengambil sesuatu yang bukan haknya, membayar di kantin sesuai harga yang tercantum, meski tanpa penjaga," terang gadis gadis kelahiran Merauke, 7 Juni 2003 ini.
Intan adalah satu dari enam pelajar yang sempat orasi bersama Ganjar Pranowo di panggung peringatan hari antikorupsi sedunia (Hakordia) 2019 Minggu (8/12/2019) di depan kantor Gubernur Jateng, Semarang. Di hadapan 3.000 pelajar, Intan menjadi orator pertama.
Intan, yang juga Ketua OSIS SMA Negeri 1 Purwanegara, bahkan sudah menyiapkan diri untuk mengawasi sekolahnya. “Karena saya ketua OSIS, saya sering berhubungan dengan bendahara sekolah. Saya juga tahu betul berapa dana yang ada di sekolah dan apa saja peruntukannya. Saya akan mulai mencermati kalau-kalau ada penyimpangan dana sekolah,” ujar Intan.
Orator lain pada peringatan Hakordia Jateng kemarin adalah Muhammad Angga Yoga Pratama. Siswa SMA Negeri 1 Purworejo ini juga ingin menjadi yang pertama mendaftar sebagai agen antikorupsi.
“Saya sebagai generasi muda merasa bangga karena Jawa Tengah menjadi provinsi yang paling berintegritas di Indonesia. Ini juga tantangan bagi generasi saya untuk mempertahankan. Buat apa kalau integritas tinggi kalau generasi berikutnya yang bertanggung jawab atas itu merusak citra nama baik Jawa Tengah ke depannya. Maka saya mengajak seluruh siswa di Jawa Tengah, ayolah kita bersama-sama jadi agen antikorupsi. Kita punya suara dan kita juga punya gubernur yang mau mendengarkan kok,” kata Angga.
Ketua OSIS SMK Negeri Jawa Tengah Pati, Muhammad Adji Kurniawan pun tak mau ketinggalan. Bahkan meski sekarang belum resmi jadi agen antikorupsi, ia sudah ingin menerapkan pengawasan pada anggotanya.
"Saya mau beri sanksi pada anggota OSIS yang telat datang rapat atau kegiatan. Sebab terlambat itu sama dengan korupsi waktu," tegasnya.
Tak cuma hal kecil, Adji pun siap jika mendapat tugas mengawasi keuangan sekolah. Ia tak takut meski berhadapan dengan guru atau kepala sekolah.
“Saya siap mengawasi dan melaporkan kalau ada kepala sekolah dan guru yang korupsi uang sekolah atau dana BOS. Kemarin sudah disampaikan pak gubernur, semisal siswa akan menyampaikan aspirasi itu dari pihak provinsi sudah menyediakan aplikasi. Jadi aspirasi siswa itu bisa langsung disampaikan,” kata Adji.
Angga menambahkan, “Sesuai arahan dari pak gubernur kami justru diharuskan, harus berani dan harus siap melaporkan. Kemarin kami sepakat dari pelajar yang berkumpul itu, koruptor-koruptor tembak dor, termasuk guru kami sendiri kalau korupsi,” tegas Angga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ahmad Luthfi ikut Rupiah Borobudur Playon 2026 sambil mendorong kursi roda putranya. Event ini diikuti 4.000 pelari di Borobudur.
PMI asal Sleman, Ponirah, dipulangkan dari Malaysia akibat stroke. Berikut kronologi perjalanan hingga tiba di rumah.
Gerbang Tol Trihanggo di Sleman dirancang bernuansa Ratu Boko, diproyeksikan jadi ikon baru tol Jogja-Solo.
Prediksi Mesir vs Argentina di 16 besar Piala Dunia 2026, duel Messi vs Salah, lengkap susunan pemain dan skor akhir.
compute cluster Indonesia, AI Indonesia 2026, Nezar Patria, ekonomi digital Indonesia, infrastruktur AI, talenta digital Indonesia, Visi Indonesia Digital 2045,
Gelombang panas Spanyol sebabkan 150 kematian dalam beberapa hari, karhutla meluas hingga 56.000 hektare.