Advertisement
BMKG: Dampak Perubahan Iklim Terbesar di Sektor Pertanian
Ilustrasi kemarau di ladang pertanian - Bisnis Indonesia/Rachman
Advertisement
Harianjogja.com, AMBON- Deputi Bidang Klimatologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Herizal mengungkapkan pertanian merupakan sektor yang paling merasakan dampak perubahan iklim.
Saat membuka sekolah lapang iklim yang diikuti 70 peserta dari Pulau Ambon, Pulau Seram, dan Pulau Buru di Ambon pada Sabtu (9/11/2019), ia menjelaskan bahwa ada tiga komponen utama yang menentukan keberhasilan usaha pertanian, yakni kondisi tanah, varietas tanaman, serta kondisi cuaca dan iklim.
Advertisement
Namun, ia melanjutkan, betapapun bagusnya varietas dan kondisi tanah, hasil panen tidak akan optimal kalau faktor cuaca dan iklim tidak diperhitungkan dalam pengusahaan pertanian.
Oleh karena itu, BMKG berusaha menyampaikan informasi mengenai cuaca dan iklim serta faktor-faktor yang bisa menyebabkan perubahan iklim kepada masyarakat.
BACA JUGA
"Kami dari BMKG menyadari bahwa cara meningkatkan akurasi produk informasi dengan mitra kita artinya tanpa ada literasi yang dilakukan dengan mitra maka usahanya akan sia-sia," ujarnya.
"Kalau bicara bercocok tanam bukan hanya iklim saja, karena ini bisa dipakai untuk perencanaan awal, tetapi juga dibutuhkan informasi cuaca," ia menambahkan.
Lewat sekolah lapang iklim, warga dan petani bisa menyampaikan pertanyaan-pertanyaan seputar iklim dan cuaca, pengaruhnya terhadap usaha pertanian, serta upaya-upaya yang bisa dilakukan untuk mengantisipasi dampak perubahan iklim terhadap sektor pertanian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Lonjakan Tajam Terjadi di Tol-Jogja Solo Saat Arus Balik Lebaran
- Vitamin D3 Dikaitkan Penurunan Risiko Serangan Jantung Ulang
- Cek Izin Properti di Sleman Bakal Bisa lewat Peta Digital
- Libur Lebaran Sepi, Wisata Bantul Kehilangan Puluhan Ribu Wisatawan
- Dua Letusan Pagi Ini Semeru Semburkan Abu Hingga 1 Kilometer
- THR di Kulonprogo Sepi Aduan, Disnaker Tetap Siaga
- Tak Perlu Suplemen Ini Cara Penuhi Vitamin D Harian
Advertisement
Advertisement








