Ditolak IDI, Menkes Terawan Agus Akan Jalin Berkomunikasi

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto - Bisnis/Amanda K
24 Oktober 2019 14:37 WIB Amanda Kusumawardhani News Share :

Harianjogja.com, JAKARTAMenteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengaku belum berkomunikasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) perihal penolakan organisasi tersebut atas dirinya. Terawan mengungkapkan dirinya berencana melakukan komunikasi dengan IDI, meski hal tersebut belum bisa dilakukan dalam waktu dekat.

"Ya kan komunikasi, hanya waktunya banyak prioritas pekerjaan yang lebih harus kita kedepankan, mengingat masalah kesehatan harus kita bergerak cepat untuk mengeksekusinya, sehingga kesejahteraan masyarakat bisa segera tercapai," katanya, seusai menghadiri Sidang Kabinet Paripurna di Istana Merdeka, Kamis (24/10/2019).

Sosok Terawan sendiri sudah tidak asing di dunia kesehatan Indonesia. Pria berusia 55 tahun tersebut adalah Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, yang merupakan rumah sakit kepresidenan dengan pangkat Mayor Jenderal.

Namanya sempat menimbulkan kontroversi dengan metode ‘cuci otak’ untuk mengatasi stroke menggunakan alat Digital Subtraction Angiography (DSA).

Sebelumnya, dalam surat bertanggal 22 September 2019, IDI merekomendasikan kepada Presiden Joko Widod untuk tidak memilih Terawan sebagai Menteri Kesehatan karena Terawan sedang dikenakan sanksi akibat melakukan pelanggaran etik kedokteran.

Sanksi tersebut tertera dalam Keputusan Majelis Kehormatan Etik Kedokteran PB IDI No.009320/PB/MKEK-Keputusan/02/2018 tanggal 12 Februari 2018.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia