Advertisement
Diduga Korsleting, Pasar Blabak Magelang Terbakar
Advertisement
Harianjogja.com, MAGELANG--Pasar tradisional Blabak di Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, terbakar pada Kamis (17/10/2019) malam. Sejumlah petugas pemadam kebakaran berupaya menyemprotkan air dari mobil pemadam kebakaran.
Kepala UPT Pencegahan dan Pemadaman Kebakaran Kabupaten Magelang Heri Prawoto menuturkan kebakaran pasar terjadi sekitar pukul 20.00 WIB.
Advertisement
"Begitu mendapat laporan kebakaran pasar tersebut, petugas kami langsung meluncur dengan mobil kebakaran," katanya.
Ia mengatakan mobil kebakaran yang digunakan untuk memadamkan kebakaran itu bukan hanya dari posko induk, tetapi sejumlah mobil pemadam kebakaran yang berada di pos wilayah juga diturunkan untuk membantu memadamkan kebakaran.
BACA JUGA
Sekretaris Kecamatan Mungkid Budi mengatakan sejumlah saksi menuturkan bahwa mereka melihat di atas pasar tradisional Blabak itu, muncul titik api sekitar pukul 20.00 WIB.
Sumber api diperkirakan berasal dari korsleting arus listrik, dimungkinkan pada los pasar tengah nomor 4, kemudian menjalar di sekitarnya.
Sekitar pukul 21.15 WIB api di bagian utara masih proses pemadaman, sedangkan los di bagian timur sudah padam dan selanjutnya proses pendinginan.
Sebanyak enam mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Magelang dikerahkan guna menguasai api. Pasar Blabak terletak di dekat Jalan Raya Magelang-Yogyakarta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Tahun 2026, Pemkab Bantul Fokus Efisiensi, SDM, dan Digitalisasi
Advertisement
Favorit Nataru, KA Joglosemarkerto Angkut Puluhan Ribu Penumpang
Advertisement
Berita Populer
- Harga Pangan Nasional: Cabai Rawit dan Telur Masih Tinggi
- Fondasi Jembatan di Jumantono Longsor, Akses Roda Empat Ditutup
- Bentrokan Saat Protes, Lima Orang Tewas di Iran
- Tiga Pemotor Tertimpa Pohon Tumbang di Mojolaban, 1 Orang Meninggal
- Polresta Sleman Selidiki Keributan Driver Ojol dan Jukir di Depok
- Pinus Pengger Dlingo Dilengkapi Glamping, Dorong Wisata Berkelanjutan
- Dituduh Curi Topi, Driver Ojol di Bantul Diduga Dianiaya Penghuni Kos
Advertisement
Advertisement



