Harga Minyak RI April 2026 Melonjak Jadi 117,31 Dolar AS
Harga minyak mentah Indonesia April 2026 melonjak menjadi 117,31 dolar AS per barel akibat konflik Timur Tengah dan Selat Hormuz.
Petugas pemadam kebakaran dibantu anggota SAR, Polisi dan TNI dan sukarelawan berupaya terus memadamkan api pada kebakaran yang terjadi pada gudang Hotel Abadi di kampung Sosrowijayan Kulon, Sosromenduran, Gedong Tengen, Jogja, Rabu (02/09/2019). /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA - Dinas Kebakaran Kota Jogja mencatat ada 50 kejadian kebakaran sampai akhir September 2019 di Kota Jogja. Sebagian besar disebabkan hubungan pendek arus listrik dan diperkirakan potensi kebakaran masih cukup tinggi karena musim kemarau belum berakhir.
“Pada musim kemarau tahun ini memang ada kecenderungan peningkatan kejadian kebakaran. Tidak hanya terjadi di rumah atau bangunan tetapi juga di kebun kosong,” kata Kepala Dinas Kebakaran Kota Yogyakarta Nur Hidayat di Jogja, Kamis (10/10/2019).
Menurut dia, sepanjang puncak musim kemarau yang terjadi pada September, tercatat 12 kali kejadian kebakaran dan selama awal Oktober sudah ada empat kali kejadian kebakaran di Kota Jogja.
“Selama musim kemarau, kondisi bangunan, ilalang atau pohon lebih kering sehingga mudah mengantarkan panas. Mungkin saja, ini yang menyebabkan kejadian kebakaran pun meningkat saat kemarau,” katanya.
Nur mengatakan, rata-rata jumlah kejadian kebakaran di Kota Jogja mencapai 50-60 kejadian setiap tahun atau lima hingga enam kejadian per bulannya.
Selain disebabkan hubungan pendek arus listrik, faktor lain yang juga kerap menjadi penyebab kebakaran di Kota Yogyakarta adalah pembakaran sampah, dan kelalaian warga dengan meninggalkan kompor saat masih menyala. “Rata-rata penyebabnya ‘human error’,” katanya.
Guna menekan potensi bahaya kebakaran, Nur mengatakan, Dinas Kebakaran Kota Yogyakarta rutin melakukan edukasi dan penyuluhan ke warga, masing-masing 60 kali kegiatan dengan berbagai sasaran termasuk tim penggerak PKK.
“Masih ada warga yang kurang memperhatikan instalasi listrik. Misalnya menumpuk banyak saklar dalam satu tempat. Tahun lalu bahkan ada kejadian kebakaran yang disebabkan telepon selular saat diisi daya,” katanya.
Selain itu juga dilakukan simulasi kejadian kebakaran untuk meningkatkan respon dan kesiapsiagaan masyarakat saat melakukan penanganan kebakaran.
Sedangkan terkait kesiapan sarana dan prasarana, Nur mengatakan, saat ini Dinas Kebakaran memiliki 12 armada pemadam kebakaran, namun satu armada tidak lagi dapat digunakan.
“Waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke lokasi kejadian pun masih cukup baik, sekitar 11 sampai 12 menit sejak kami menerima laporan,” katanya yang juga memperbanyak keberadaan hidran kering berbasis kampung untuk memudahkan penanganan kebakaran.
Sedangkan dari sisi anggaran, Nur memastikan jika sisa anggaran pada triwulan keempat 2019 masih cukup untuk operasional hingga akhir tahun.
“Yang justru perlu diperhatikan adalah ketersediaan air saat musim kemarau seperti sekarang. Namun, 16 titik penampungan air yang kami miliki selalu penuh. Sumber air untuk mengisi penampungan berasal dari PDAM Tirtamarta,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
Harga minyak mentah Indonesia April 2026 melonjak menjadi 117,31 dolar AS per barel akibat konflik Timur Tengah dan Selat Hormuz.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.
Jalan rusak menuju Gua Pindul Gunungkidul dikeluhkan warga. Perbaikan dijadwalkan Juli-Agustus namun belum menyeluruh.
IDAI mengingatkan bahaya heat stroke pada anak saat cuaca panas ekstrem akibat El Nino. Orang tua diminta atur aktivitas dan cairan.
Defisit APBN April 2026 turun ke Rp164,4 triliun, keseimbangan primer kembali surplus Rp28 triliun.