Lahan Terdampak Rel KA Bandara YIA Mulai Didata, Ini Lokasinya

Sejumlah petugas membenahi dan merawat rel kereta api di salah satu titik rel di Dusun Bantar, Desa Banguncipto, Kecamatan Sentolo, beberapa waktu lalu. Titik tersebut merupakan salah satu perlintasan sebidang tak berpalang pintu dan tak berpenjaga di Kulonprogo. Harian Jogja/Uli Febriarni
16 Oktober 2019 08:37 WIB Jalu Rahman Dewantara News Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Direktorat Jenderal (Dirjen) Perkeretaapian dikabarkan sedang melakukan pendataan lahan di Desa Kaligintung, Kedungdang dan Glagah, Kecamatan Temon, Kulonprogo. Pendataan itu dilakukan terkait rencana pembangunan rel kereta api dari Stasiun Kedundang, Temon menuju Yogyakarta International Airpot (YIA).

Kepala Desa Kaligintung, Harjono saat dikonfirmasi wartawan membenarkan hal itu. Dia mengatakan pengadaan lahan dilakukan Dirjen Perkeretaapian melibatkan sejumlah tim appraisal independen. Di Kaligintung, tim bersama PT KAI melakukan pendataan di sisi barat Stasiun Kedundang, Selasa (15/20/2019). Mereka mendapat pendampingan dari sejumlah aparat kepolisian dan pemerintah desa setempat.

Dijelaskan Harjono, sebelum tim turun mendata, sudah ada sosialisasi kepada warga terdampak. “Pendataan dilakukan secara bertahap, yang utama warga tidak boleh sampai dirugikan,” kata Harjono, Selasa.

Harjono menerangkan pendataan ini menjadi penentu besaran ganti rugi yang diterima warga terdampak. Ia berharap warga terdampak bisa memperoleh harga yang pantas serta dapat lahan pengganti. Singkat kata warga ingin ada relokasi. Dari 12 kepala keluarga terdampak proyek jalur kereta, sebagian besa mengharap adanya relokasi. “Kalau misal relokasi inginnya tidak jauh, sebisa mungkin di Wates,” ucapnya.  

Siti Murniah, salah satu warga terdampak mengaku pasrah jika nanti kiosnya tergusur pembangunan rel kereta. Kios milik Siti diketahui dibangun di atas tanah kas desa dengan sistem sewa. Lokasinya tak jauh dari Stasiun Kedungkandang. “Kita ikut saja,” ujarnya.

https://www.youtube.com/watch?v=5ws6uBtBaMU