OJK Catat 42 Multifinance Alami Kredit Macet di Atas 5 Persen
OJK mencatat 42 perusahaan multifinance memiliki NPF bruto di atas 5% pada Juli 2026, naik dari 38 perusahaan pada Juni.
Ilustrasi lansia./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA-- Kementerian Sosial (Kemensos) mendorong lembaga organisasi kemasyarakatan dan keagamaan, pendidikan tinggi dan lembaga tingkat kabupaten/kota untuk bersinergi dan lebih progresif dalam bekerja menyambut fenomena lonjakan populasi lanjut usia (lansia) atau ageing population yang jumlahnya semakin banyak.
"Sehebat apapun kota, sebanyak apapun anggaran, Kemensos tetap membutuhkan kerja sama dari berbagai elemen bangsa," kata Direktur Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Kemensos, Andi Hanindito, dalam pertemuan Koordinasi dan Sinkronisasi Lanjut Usia Indonesia di Jakarta, Selasa (8/10/2019).
Ia mengatakan Indonesia saat ini mulai memasuki periode populasi lansia, yakni periode meningkatnya umur harapan hidup yang diikuti dengan peningkatan jumlah lanjut usia.
Fenomena tersebut, katanya, merupakan dampak dari meningkatnya populasi menua dengan proporsi lanjut usia terhadap jumlah penduduk suatu negara yang semakin besar.
Ia menyampaikan data hasil Survei Sosial dan Ekonomi Nasional (Susenas) 2018, menunjukkan terdapat 24,49 juta penduduk lanjut usia di Indonesia saat ini. "Angka tersebut mengindikasikan Indonesia memiliki jumlah penduduk lansia dengan persentase 9,03 persen dari total penduduk di Indonesia," katanya.
Persentase tersebut, katanya menunjukkan Indonesia sudah dapat dikatakan berstruktur tua karena memiliki populasi lanjut usia di atas 7%. Dari total 24 juta jiwa tersebut, katanya, kurang lebih dua juta di antaranya berkategori "tidak potensial" karena mereka dalam kondisi tidak bisa beraktivitas lagi seperti biasanya.
Secara ekonomi, para lansia juga tergolong tidak mampu. Kemensos berharap agar sejumlah organisasi kemasyarakatan, pendidikan tinggi dan lembaga bekerja keras semaksimal mungkin membantu para lansia agar memiliki kemandirian, hidup sejahtera dan bermartabat.
Lembaga akademisi, lembaga kesejahteraan sosial dan juga panti di seluruh indonesia diajak untuk berkoordinasi menyinkronkan program dan kegiatan yang difokuskan untuk meningkatkan kemandirian lansia.
"Karena ke depan urusan lanjut usia tidak lagi berurusan dengan masalah masa lalu, tetapi urusan masa depan," kata Andi Hanindito.
Sebelumnya Dinas Sosial Kota Jogja berusaha menyelesaikan penyusunan indikator kota ramah lansia pada Oktober 2019, yang bakal digunakan sebagai pedoman bagi pemerintah daerah setempat menuju Jogja yang ramah lansia.
“Sudah ada masukan 73 indikator yang bisa dibedakan menjadi indikator dari aspek fisik dan nonfisik. Kami akan coba pilah karena ada beberapa indikator yang bisa saling diintegrasikan,” kata Kepala Dinas Sosial Kota Jogja, Agus Sudrajat, Senin (7/10/2019) lalu.
Menurut dia, beberapa indikator kota ramah lansia yang harus dipenuhi oleh sebuah kota di antaranya kondisi lingkungan, transportasi, penghargaan sosial, hingga kesempatan kerja untuk memberikan ruang bagi lansia mengaktualisasikan diri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
OJK mencatat 42 perusahaan multifinance memiliki NPF bruto di atas 5% pada Juli 2026, naik dari 38 perusahaan pada Juni.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini, Senin 21 September 2026, tersedia di MPP. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Wawali Surakarta Astrid Widayani ikut lomba mancing bersama warga di Sungai Toklo. Ia mengajak warga menjaga kebersihan sungai.
Film Djamin Setia Selamanya mengangkat perjuangan Djamin Ginting sekaligus membawa pesan keberanian menghadapi tantangan bagi generasi kini.
Jadwal SIM Sleman Senin 21 September 2026 di MPP Sleman, lengkap dengan lokasi layanan, jam operasional, syarat perpanjangan SIM A dan C.
Sekitar 180 komunitas motorsport Jogja mengikuti Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 melalui konvoi dan Watch Party AustrianGP.