Advertisement
Penyelundupan Produk Tekstil dari Malaysia Kian Marak
Ilustrasi kapal kargo melakukan bongkar muat di terminal petikemas Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (25/4/2018). - Bisnis Indonesia
Advertisement
Harianjogja.com, NUNUKAN--Komandan Pangkalan Utama TNI AL XIII Tarakan Kalimantan Utara, Laksamana Pertama TNI Judijanto mengakui, penyelundupan pakaian bekas dan produk tekstil lainnya dari Malaysia masih marak seperti karpet sehingga menjadi perhatian dan skala prioritas yang akan diberantas.
Dia mengatakan, telah menjadi tugas pokok TNI AL menjaga kedaulatan negara di wilayah perbatasan perairan maka segala upaya penyelundupan akan diawasi dan dicegah sedini mungkin agar tidak memasuki wilayah NKRI.
Advertisement
"Memang sudah menjadi tugas pokok kami menjaga kedaulatan NKRI di perairan termasuk penyelundupan barang terlarang. Terutama pakaian bekas, narkotika, ikan, daging dan barang tekstil lainnya," katanya.
Judijanto menyatakan, pemberantasan penyelundupan pakaian bekas dan barang tekstil memang dibutuhkan sinergitas instansi terkait. Karena peluang penyelundupan pakaian bekas dan karpet selalu ada karena bebasnya diperjualbelikan di Malaysia.
BACA JUGA
Namun dia berjanji akan melakukan langkah-langkah pemberantasan agar penyelundupan produk tekstil tidak berlangsung lagi. "Memang penyelundupan produk tekstil seperti pakaian bekas dan karpet masih terus berlangsung karena adanya peluang dari luasnya wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia," aku dia.
Berkaitan dengan maraknya penyelundupan pakaian bekas dan produk tekstil lainnya, Judijanto mengatakan, tetap melakukan berbagai langkah-langkah kongkrit agar dapat meminimalisir dengan melakukan pengawasan di laut khususnya di wilayah perbatasan dengan Malaysia.
Menurut dia, pemberantasan penyelundupan akan terus dilakukan karena telah menjadi prioritas TNI AL sebagai implementasi tugas pokoknya dalam menjaga kedaulatan NKRI di wilayah Kaltara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Polisi Ungkap Kronologi Kebakaran Tewaskan Satu Keluarga di Jakbar
- TNI AD Kerahkan 209 Personel Evakuasi Heli Jatuh di Kalbar
- Wajah TNI Tersangka Teror Air Keras Akan Terungkap di Sidang
- Kejagung: Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Terima Suap Rp1,5 Miliar
- Tragedi Kahramanmaras: Siswa Tembaki Kelas, Telan 9 Korban Jiwa
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Mobil China Melesat, Penjualan Naik 79 Persen di Indonesia
- TNI AD Kerahkan 209 Personel Evakuasi Heli Jatuh di Kalbar
- Hukuman Mati Dihapus, Dunia Soroti Motif Myanmar
- Jadwal KRL Solo-Jogja 18 April 2026, Cek Jam Berangkat Terbaru
- Harga Minyak Anjlok 10 Persen, BBM Berpeluang Turun
- Indonesia Didorong Perkuat Rantai Pasok Hadyu Nasional
- Jembatan Baru di Sinduadi Dibuka, Mobilitas dan Distribusi Lancar
Advertisement
Advertisement









