Anies Perluas Sistem Ganjil Genap, Warganet Ribut

Gubernur DKI Jakarta memberikan keterangan terkait dengan rencana pengembangan Ibu Kota Jakarta di Kantor Wakil Presiden, Jakarta. - Bisnis/Anggara Pernando
16 Agustus 2019 15:57 WIB Ria Theresia Situmorang News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan baru-baru ini mengunggah foto di Instagram pribadinya yang menunjukkan dirinya meninjau uji coba perluasan kebijakan sistem ganjil-genap guna mengurai kemacetan akibatan penumpukan kendaraan pribadi dan mengurangi polusi udara di ibu kota.

Dalam unggahan tersebut, Anies menjelaskan uji coba ini adalah bagian dari sosialisasi yang akan berlangsung hingga 8 September mendatang.

“Kepada jajaran Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta agar manfaatkan masa sosialisasi ini sebaik-baiknya. Catat semua masukan dari masyarakat dan temuan di lapangan. Agar jadi bahan evaluasi sebelum implementasi Ganjil Genap 9 September mendatang,” tulis Anies Baswedan dalam keterangan fotonya.

Ia juga turut mengucapkan terima kasih kepada masyarakat atas umpan baliknya membantunya untuk mencari solusi terbaik bagi kepentingan masyarakat.

Unggahan tersebut mendapatkan reaksi pro dan kontra dari warganet. Banyak yang mendukung kebijakan perluasan sistem ganjil genap karena dianggap bisa mengurangi kemacetan dan polusi udara, namun tidak sedikit yang mengkritik kebijakan ini karena dianggap merugikan.

“Tujuannya jelas,agar rakyat ibukota MAU naik trasportasi umum & mengurangi polusi udara di jkt. Tapi apa kawasan gage yg baru sudah di update di gmaps atau waze ya? Hehe,” tulis akun gally.marciano.

“Ini membingungkan kami yg dari luarkota pak,kalo orang jakarta udah pasti hafal jalan alternatif yp kami yg sekali sekali kadang kena tilang ujung2 nya,” tulis akun ayatrachman.

“Pak Anies....terus bagaimana solusi untuk ojol(grabcar dan gocar)bila ganjil genap diperluas?mereka mencari rezeki 2 hari sekali dong pak...tolong dijawab,” tulis akun witartijasmine.

Sumber : bisnis.com