Indonesia Hanya Punya 66 Dokter Aritmia untuk 280 Juta Penduduk
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Presiden Joko Widodo di Banten. /Okezone
Harianjogja.com, JAKARTA-- Meski pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih hadil Pemilu 2019 masih lama, presiden terpilih, Joko Widodo mengaku sudah merampungkan penyusunan kabinet untuk membantu tugas-tugasnya dan wakil presiden terpilih Maruf Amin pada periode kepemimpinan 2019 – 2024.
Meski sudah rampung menyusun nama-nama menterinya, Jokowi masih menunggu waktu yang tepat untuk dimaklumatkan kepada publik.
"Penyusunan kabinet mendatang sudah selesai. Sudah rampung. Tinggal diumumkan saja," kata Jokowi saat bertemu dengan para pemimpin redaksi media massa nasional di Istana Merdeka, Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (14/8/2019).
Jokowi yang didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno saat bersamuh dengan para pemred tersebut mengatakan, kabinet mendatang diharapkan mampu bekerja secara cepat dan memunyai parameter keberhasilan kerja terukur.
Soal komposisi kabinet, Jokowi memastikan pos-pos menterinya diisi oleh tokoh-tokoh dari beragam kalangan.
“Semua unsur terwakili, profesional, partai politik, agamawan, daerah, gender, semuanya,” kata Jokowi.
Jokowi tak memerinci perwakilan golongan mana yang bakal mendominasi kabinet pada periode kedua kepemimpinannya.
Mengenai penilaian sejumlah kalangan bahwa kabinet jilid II dirinya akan banyak diisi kader-kader parpol, Jokowi hanya menjawab. ”Komposisinya sangat lengkap. Dijamin tak mengecewakan,” tegasnya.
Sebelumnya, Jokowi sempat menjanjikan kabinetnya mendatang bakal diisi oleh banyak kaum muda.
"Sudah sering saya sampaikan akan banyak warna yang muda-muda,” kata dia.
Jokowi juga mengatakan, ke depan, anak muda akan lebih memegang peranan dalam pemerintahan. Sebab, kaum milenial adalah yang paling siap menghadapi perubahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Bupati Gunungkidul memberi ASN waktu 1,5 jam tiap Jumat awal bulan untuk belanja di pasar tradisional dan UMKM.
inflasi September 2026 diproyeksi mencapai 3,34%-3,35%, dipicu pangan, El Nino, MBG, dan kenaikan harga minyak dunia.
Delapan gerai KDMP Bantul telah diverifikasi. Hasil pemeriksaan akan menjadi bahan laporan tim dan review BPKP terkait pembangunan.
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih mulai beroperasi 1 Oktober 2026 dan akan dievaluasi pemerintah pada 7 Oktober.
UGM menilai wacana kuliah gratis perlu memprioritaskan warga kurang mampu dan memperluas akses pendidikan tinggi.