Advertisement
Bandara Adi Soemarmo Mulai Operasikan Terminal Baru, Ini Fasilitasnya
Petugas membersihkan area Security Check Point 2 di terminal baru kompleks Bandara Adi Soemarmo, di Ngemplak, Boyolali, Rabu (24/7 - 2019). (Solopos/M. Ferry Setiawan)
Advertisement
Harianjogja.com, BOYOLALI -- Bandara Adi Soemarmo Solo di Ngemplak, Boyolali Jawa Tengah secara resmi mulai mengoperasikan terminal baru pada Rabu (14/8/2019). Adapun terminal tiga lantai ini difungsikan sebagai terminal keberangkatan.
Humas Bandara Adi Soemarmo, Danardewi, mengatakan boyongan dilakukan dari kemarin. Hal itu agar operasional bisa dimulai Rabu pagi sejak penerbangan pertama.
Advertisement
“Terminal baru ini letaknya di sebelah barat gedung terminal lama,” ujarnya, saat dihubungi solopos.com, Rabu.
Di sisi lain, penumpang sejumlah maskapai penerbangan sudah berangkat melalui terminal baru ini. Antara lain, Citilink rute Solo - Jakarta pukul 06.00 WIB, Lion Air Solo - Denpasar pukul 06.00 WIB, Nam Air Solo - Banjarmasin pukul 06.45 WIB, Wings Air Solo - Bandung pukul 07.25 WIB, Garuda Indonesia Solo - Jakarta pukul 07.40 WIB, Lion Air Solo Jakarta pukul 07.50 WIB, Citilink Solo - Jakarta pukul 08.45 WIB, dan Wings Air Solo - Surabaya pukul 10.35 WIB.
BACA JUGA
Sebelumnya, Human Capital and General Affair Section Head Bandara Adi Soemarmo, Dedy Suwastono, menambahkan terminal baru ini memiliki counter check in lebih banyak ketimbang terminal lama, yakni dari 18 menjadi 26 counter.
Di sisi lain, terminal baru ini dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung. Antara lain, lift difabel, lift barang, eskalator, toilet termasuk toilet difabel dan sebagainya. Di lantai II ada lorong tenant, sementara lantai III selain boarding lounge disediakan kids zone, internet corner, dan sebagainya.
Selain itu, terminal baru ini terkoneksi langsung dengan Stasiun Bandara Adi Soemarmo. Ini khususnya di lantai II yang terhubung dengan ruang tunggu KA Bandara.
“Terminal lama bakal direnovasi dan dipercantik. Terminal lama akan diperbaiki agar selaras dengan terminal baru yang mengusung konsep tradisional modern, yakni banyak berornamen batik,” jelas Engineering Architect PT PP yang menggarap proyek terminal bandara, Herren W.S.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Otonomi Daerah DIY Didorong Berbasis Keadilan dan Kearifan Lokal
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Kronologi Kecelakaan KRL vs Argo Bromo Anggrek, Korban Terjepit
- Tabrakan KRL vs KA Argo Bromo Anggrek, Ini Penjelasan PT KAI
- Satpol PP Jogja Ungkap Modus Rokok Ilegal Berkedok Cukai Asli
- Sri Purnomo Divonis 6 Tahun, Ajukan Banding
- Mei 2026 Surga Liburan: Cek Tanggal Merah dan Cuti Bersama
- Rocky Gerung Ngobrol dengan Prabowo di Istana, Bahas Etika
- Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Gerbong Rusak
Advertisement
Advertisement




