Advertisement
Menag Ingatkan Saat di Mina Jemaah Jangan Sampai Terpisah dari Rombongan
Kiswah penutup Kakbah diangkat tiga meter penanda musim haji tiba. - ANTARA/Hanni Sofia
Advertisement
Harianjogja.com, MAKKAH--Amirul Hajj Lukman Hakim Saifuddin mengingatkan jemaah Indonesia agar jangan sampai terpisah dari rombongan saat di Mina, terutama terowongan Muashim.
“Tentu kami berikan anjuran, saran, imbauan kepada jemaah haji kita bahwa jarak antara tenda dan Jamarat cukup jauh. Oleh karena itu, selalu bepergian dalam menuju dan dari jamarat dalam rombongan, kelompoknya, jangan terpisah,” kata Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Kota Mekah, Senin (12/8/2019).
Advertisement
Pada saat ini, kata Lukman Hakim Saifuddin, sebagai puncak musim haji tidak hanya arus manusia yang sangat banyak, tetapi dalam titik-titik tertentu ada persimpangan jalan. "Kalau kemudian terpisah rombongan, ada kemungkinan bisa tersesat dan sulit menemukan kelompoknya kembali," ujarnya.
Ia juga berpesan agar bagi yang sudah lansia sebaiknya tidak memaksakan diri untuk ke Jamarat karena melontar jamrah bisa diwakilkan. “Alhamdulillah, sejauh ini lancar,” kata Menag setelah meninjau pelaksanaan lempar jamrah di Jamarat dan sejumlah tenda jemaah di Mina.
BACA JUGA
Beberapa yang sakit, menurut dia, disebabkan karena dehidrasi dan kelelahan. Oleh karena itu, dia mengimbau jemaah untuk selalu menjaga kesehatan dan keselamatan dirinya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Polresta Sleman Perkuat Patroli Ramadan, Fokus Titik Rawan
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- SPPG Seyegan Sesuaikan MBG saat Ramadan dan Libur Nasional
- Kunjungan Wisata Bantul Libur Imlek Tembus 30 Ribu Wisatawan
- Belasan Ribu Warga Kulonprogo Nonaktif BPJS, APBD Disiapkan
- Novotel Suites Malioboro Tawarkan Iftar dan Triple Poin Accor
- Saksi Sidang Hibah Pariwisata Sleman Bantah Ada Kampanye Pilkada
- Pemerintah Alihkan Dana Tanggap Darurat dari Pos Anggaran Lain
- KPK Ungkap Rp5 Miliar dalam Lima Koper Disimpan di Safe House
Advertisement
Advertisement







